Wisata Tugu Lilin Panjang Solo Jawa Tengah

0 137

Tugu Lilin Panjang

Tugu Lilin Panjang merupakan salah satu destinasi wisata di Solo yang memiliki nilai sejarah yang sudah sepantasnya kita ketahui. Karena begitu banyak destinasi wisata yang ada di kota Solo, menjadikan tempat wisata Tugu Lilin ini kerap dilupakan oleh para wisatawan.

Padahal, jika kita bisa berkunjung di tempat wisata populer di Solo satu ini, kita tidak hanya mendapatkan pemandangan yang menyejukkan mata saja. Namun kita juga bisa sekaligus mengetahui bagaimana sejarah perjuangan para pahlawan pada zaman dahulu.

Lokasi Tugu Lilin Panjang

Tugu LilinPajang terletak di Jalan Kebangkitan Nasional, Kota Solo, Jawa Tengah. Monumen ini dikenal sebagai Tugu Lilin karena memiliki bentuk yang mirip seperti lilin dengan api yang menyala di bagian puncaknya. Hal ini disebutkan sebagai sebuah simbol penerang dari sebuah harapan. Yakni harapan para pejuang di zaman dahulu yang berjuang mati-matian demi mencapai hari kemerdekaan Indonesia.

Sejarah Tugu Lilin Pajang

Tugu Lilin di Solo ini didirikan pada tahun 1933. Dengan tujuan utama yaitu untuk memperingati 25 tahun lahirnya Hari Kebangkitan Nasional. Penghitungan ini dimulai sejak berdirinya perkumpulan Budi Utomo yang diselenggarakan pada tanggal 20 mei 1908 silam tepat pada pukul 09.00 pagi di salah satu ruang di Jakarta yaitu, STOVIA. Ruang tersebut kini dinamakan Museum Kebangkitan Nasional.

Sekitar tahun 1928 silam, Budi Oetomo bergabung dan resmi menjadi bagian dari PPKI yakni sebuah federasi perkumpulan pergerakan politik yang diprakarsai oleh PNI dibawah pimpinan Soekarno. Pada bulan April 1933 Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI) mengadakan sebuah rapat di kota Solo.

Pada rapat tersebut dikemukakan sebuah gagasan dengan kesepakatan untuk mendirikan sebuah tugu yang digunakan untuk memperingati ke 25 tahun Kebangkitan Nasional di Kota Solo. Menantu PB X, yakni KRT Woerjaningrat yang saat itu merupakan ketua Boedi Oetomo mendapatkan tugas untuk membangun sebuah monumen bersejarah dalam pergerakan tersebut. Komite Tugu Kebangsaan pun segera dibentuk dengan tujuh orang anggota dan diketuai oleh Mr. Singgih.

Source wisata surakarta
Comments
Loading...