Wisata Sejarah Museum Timor Timur di Jakarta Timur

0 78

Museum Timor Timur

Museum Timor Timur merupakan salah satu wisata sejarah yang berada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah dan terletak di sebelah utara Istana Anak-Anak Indonesia, menghadap ke selatan arah Museum Prangko Indonesia. Semula Museum Timor Timur adalah Anjungan Daerah Timor-Timur yang dibangun tahun 1979 dan diresmikan 20 April 1980 oleh Presiden Soeharto.

Setelah Provinsi Timor Timur berpisah dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan membentuk negara sendiri, anjungan ini menjadi suatu monumen dan menjadi tanggung jawab pengelola TMII. Sebagai monumen, Anjungan Timor Timur kemudian berstatus museum di bawah pengelolaan Istana Anak Anak Indonesia.

Museum seluas 4.988 m² menampilkan rumah penduduk Los Palos, terdiri atas sebuah bangunan utama dan beberapa bangunan pendukung. Bangunan utama disebut uma lautem atau dagada, berupa rumah panggung dengan empat tiang tiga meter di atas permukaan tanah, berbentuk segi empat dengan atap ramping menjulang. Atap berlapis ijuk, berdinding kayu, dan dilengkapi banyak jendela yang berfungsi sebagai penerangan di siang hari. Aslinya, balok utama menggunakan kayu besi, sedangkan tiang menggunakan kayu eucalyptus yang diikat dengan tali dari rotan.

Di dalam uma lautem dipamerkan barang-barang khas Timor Timur, berupa peralatan makan, busana adat, senjata tradisional, alat musik tradisional, hasil kerajinan, serta perlengkapan lain seperti anyaman dari daun tal, keramik atau manatutu, kain tenun khas Timor Timur (tais), serta aneka keong dari Pulau Atauro. Juga dipajang foto-foto yang memperlihatkan keindahan alam, antara lain pantai pasir putih dan sebuah monumen berupa patung Kristus Raja dan foto-foto lain yang mengingatkan bahwa Timor Timur pernah menjadi bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Museum ini berada di Taman Mini Indonesia Indah, Jalan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), RW.2, Ceger, Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13820. Museum ini menyuguhkan arsitektur rumah penduduk Los Palos. Terdapat bangunan utama yang disebut uma latem dan beberapa bangunan pendukung. Uma latem sendiri merupakan bangunan rumah panggung dengan empat tiang setinggi tiga meter di atas permukaan tanah, berbentuk segi empat dengan atap berlapis ijuk. Bagi Anda yang ingin berkunjung, museum ini beroperasi mulai pukul 08.00-16.00 WIB setiap hari. Harga tiket masuknya pun cukup terjangkau, yaitu Rp5.000.

Source https://id.wikipedia.org https://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Timor_Timur
Comments
Loading...