Wisata Sejarah Museum Sidik Jari Denpasar, Bali

0 58

Museum Sidik Jari Denpasar

Museum Sidik Jari menampilkan hasil karya seni lukis dengan teknik melukis yang cukup unik, menggunakan kelihaian imajinasi melalui jari telunjuk berupa totol-totolan warna dasar di atas  permukaan kanvas, dan menghasilkan hasil karya seni yang unik, indah dan spektakuler. Polesan seni dari hasil karya anak Bali ini sanggup mengantarkannya meraih penghargaan dari MURI sebuah penghargaan museum record Indonesia, sebagai  pelopor tekhnik melukis dengan jari dan mengkoleksi lukisan sidik jari terbanyak.

Teknik melukis dengan sidik jari ini sebenarnya ditemukan secara sengaja, pada saat beliau melukis dengan tema tari Baris, pada tanggal 9 Juli 1967, namun lukisan tersebut tidak kunjung selesai seperti harapan, sehingga membuat Bapak Gede Ngurah Rai Pemecutan menjadi kesal, beliau berusaha merusak lukisan yang tidak kunjung selesai tersebut dengan menempelkan ujung jari-jemarinya yang berlumuran cat di permukaan kanvas, disinilah muncul ide dan inspirasi untuk membuat lukisan dengan ujung jari telunjuk tidak menggunakan kuas lagi.

Pengerjaan lukisan dengan jari telunjuk, menggunakan warna-warna dasar, tersusun dari titik-titik jari telunjuk, menjadi sebuah kesatuan utuh dan menghasilkan karya seni indah, membutuhkan ketelitian, kesabaran yang tinggi dan tempo pengerjaan cukup lama, dan tidak banyak orang bisa melakukannya, dan ini merupakan kekhasan dari seorang pelukis yang cukup langka, pantas saja museum MURI menganugerahinya penghargaan.

Hasil karya terbaik beliau adalah lukisan yang menceritakan tentang Perang Puputan Badung, digambarkan bagaimana suasana dalam pertempuran pasukan Badung yang dipimpin oleh Raja Pemecutan melawan kolonial Belanda, namun pada saat pertempuran tersebut seluruh pasukan dan raja gugur di medan pertempuran, dan hanya menyisakan dua orang bayi, salah satu dari bayi yang selamat tersebut yaitu Anak Agung Gede Lanang Pemecutan adalah ayah sang pelukis. Pengerjaan lukisan tersebut sekitar 18 bulan, selain mengisahkan perang puputan Badung juga kehidupan ayah pelukis. Gaya dan teknik seni lukis sidik jari tersebut, membuat pelukis ini berbeda dengan gaya pelukis lainnya, dan sementara ini hanya satu-satunya di Indonesia.Tercatat sekitar 640 hasil kaya seninya dipajang di Museum Sidik Jari.

Akses Ke Museum Sidik Jari Denpasar

Jika anda warga kota, tentu bisa dengan mudah mengakses tempat ini, bisa dengan sepeda motor, sehingga bisa lebih cepat ataupun terjebak kemacetan lalu lintas kota Denpasar. Kalau anda wisatawan bisa sewa taksi,  sewa mobil di Bali ataupun ikut tour dengan mengagendakan kunjungan sejumlah objek wisata lainnya di Denpasar. Sejumlah objek wisata di kota Denpasar diantaranya, Art Center, Museum Bali, Monumen Bajra Sandhi, desa budaya Kertalangu termasuk juga pantai Sanur. Sedangkan kebutuhan wisata belanja untuk oleh-oleh khas Bali ada pasar seni Kumbasari, toko oleh-oleh Erlangga dan toko Krisna.

Source www.balitoursclub.net http://www.balitoursclub.net/museum-sidik-jari-denpasar/
Comments
Loading...