Wisata Sejarah Museum Pos Indonesia Bandung Jawa Barat

0 155

Museum Pos Indonesia

Museum Pos Indonesia merupakan salah satu wisata sejarah yang terletak di Jalan Cilaki No. 73 Bandung, Jawa Barat. Museum bersejarah ini sudah berdiri sejak zaman Hindia Belanda, tepatnya pada tahun 1933. Awalnya, bangunan yang didesain oleh duo arsitek J. Berger dan Leutdsgebouwdienst ini bernama Pos Telegrap dan Telepon (PTT).

Pada saat perpindahan kekuasaan Indonesia dari pihak Belanda ke Jepang, Museum Pos Indonesia beserta koleksi benda pos yang ada di dalamnya tidak terawat baik. Bahkan ketika Indonesia meraih kemerdekaan, museum ini tidak kunjung diperbaiki dan barang-barang koleksi museum dibiarkan terbengkalai. Hingga pada tahun 1980, Perum Pos dan Giro mengambil inisiatif membentuk panitia guna memperbaiki dan merawat benda-benda koleksi museum yang  bernilai tinggi. Tepat di Hari Bhakti Postel ke-38, yakni 27 September 1983, Museum PTT akhirnya resmi berubah nama menjadi Museum Pos dan Giro. Peresmian museum ini dilakukan oleh Achmad Tahir, Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi (Menparpostel) pada masa itu.

Koleksi Museum Pos Indonesia

Koleksi menarik lainnya adalah The Penny Black, yaitu perangko pertama di dunia yang diterbitkan Pemerintah Inggris pada 16 Mei 1840 dengan lukisan Ratu Victoria. Ada pula foto Sir Rowland Hill, pengagas pemakaian prangko untuk pengganti biaya tunai pengiriman surat yang dibayar penerima. Juga koleksi perangko pertama di Hindia Belanda yang terbit 1 April 1864 bergambar Raja Willem III.

Setelah kemerdekaan, keberadaan Museum sempat terlantar selama 35 tahun, dan baru pada 1980 Direksi Perum Pos dan Giro membentuk panitia untuk menghidupkan kembali museum ini. Pada 27 September 1983, pada peringatan hari Bhakti Postel, museum secara resmi dibuka untuk umum dan diberi nama Museum Pos dan Giro. Pada 20 Juni 1995 nama museum berubah menjadi Museum Pos Indonesia.

Source Jalan Wisata info wisata bandung
Comments
Loading...