Wisata Sejarah Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung

0 132

Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Museum Mandala Wangsit ini adalah salah satu museum yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Bandung. Di dalamnya ada memoar perjuangan yang sayang untuk dilewatkan. Bagi Anda yang ingin berwisata sekaligus ingin belajar sejarah perjuangan bangsa, cobalah mampir ke Museum Mandala Wangsit. Museum ini diresmikan Pangdam III/Siiliwangi ke-8 Kolonel Ibrahim Adjie pada 23 Mei 1966.

Museum ini termasuk ke dalam kategori museum sejarah tingkat Kodam. Selanjutnya, pada tahun 1979 dibangun lantai 2 yang diresmikan tanggal 10 November 1980 oleh Pangdam Siliwangi ke-15 Mayjen Yoga Sugama dan prasasti ditandatangani oleh mantan Presiden RI Soeharto. Untuk mendukung sebagai sarana pendidikan, awalnya Museum Mandala Wangsit Siliwangi dilengkapi lukisan diorama dan ruang audio visual untuk pemutaran film dokumenter. Sayangnya, sejak 1990 ruang audio visual tidak bisa digunakan lagi karena rusak. Berbagai benda yang digunakan pada masa perjuangan dulu oleh pemuda di Jawa Barat dalam menentang berbagai bentuk penjajahan disimpan dalam Museum Mandala Wangsit.

Lokasi Museum Mandala Wangsit

Museum  yang dahulu pernah dijadikan markas militer ini berada di Jalan Lembong No, 38 Bandung (arah barat sebelum Patung Persib/Perempatan). Museum ini memiliki areal seluas 4.176 m2 dan luas bangunan 1.674 m2, menempati sebuah gedung yang pernah digunakan sebagai markas militer Belanda zaman kolonial juga pernah menjadi markas Divisi Siliwangi yang pertama di kota Bandung (Staf Kwartier Territorium III Divisi Siliwangi) tahun 1949-1950 yang berlokasi di Oude Hospital Weg (sekarang Jalan Lembong). Di jalan ini pada tanggal 23 Januari 1950 pernah terjadi kejadian bersejarah dimana Markas Siliwangi menjadi sasaran utama serangan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) pimpinan Kapten Raymond Wensterling. Dalam peristiwa tersebut gugur sebanyak 79 Prajurit TNI/Siliwangi, termasuk diantaranya Mayor Adolp Lembong.

Koleksi Museum Mandala Wangsit

Jika Anda berkunjung ke sini, dapat menyaksikan benda koleksi yang bernilai sejarah. Benda-benda yang dipamerkan dari kurun waktu antara masa perjuangan kemerdekaan, masa perang kemerdekaan, dan masa Revolusi Fisik. Benda-benda yang dipamerkan berupa senjata tradisional berbentuk kujang, keris, pedang, golok, tombak, panah, pedang bambu, dan samurai; dan senjata dari berbagai jenis dan kategori; serta berbagai kendaraan militer yang pernah digunakan. Di museum bersejarah ini terdapat juga tentang terjadinya Peristiwa Bandung Lautan Api pada tanggal 24 Maret 1946 di Bandung hingga Peristiwa peracunan pada tanggal 17 Februari 1949. Di museum ada juga koleksi uang pada masa penjajahan dan pada awal kemerdekaan. Selain itu, ada pula foto-foto para mantan Panglima Divisi Siliwangi.

Rute Menuju Museum Mandala Wangsit

Angkot Jurusan St. Hall – Sadang Serang
Terminal Stasiun – Jl. Otista – Jl. Stasiun Timur – Viaduct – Jl. Perintis Kemerdekaan – Braga – Jl. Lembong – Jl. Veteran – Jl. Sunda – Jl. Sumbawa – Jl. Lombok – Jl. Citarum – Jl. WR. Supratman – Jl. Katamso – Jl. Pahlawan – Jl. Cikutra Barat – Terminal Sadang Serang.

Angkot Jurusan Sederhana – Buah Batu/Sederhana – Kebon Kelapa
Terminal Sederhana – Jl. Jurang – Jl. Cemara – Jl. Sukajadi – Jl. Pasir Kaliki (RS. Hasan Sadikin) – Jl. Pasteur – Jl. Cihampelas – Jl. Wastu Kencana – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Kebon Jukut – Viaduct – Jl. Braga – Jl. Lembong – Jl. Tamblong – Jl. Lengkong Besar – Jl. Ciateul – Jl. Dewi Sartika – Terminal Kebon Kelapa. Atau dari daerah utara bisa naik angkot Dago – Kebon Kalapa/Ledeng – Kebon Kalapa berhenti di perempatan Jalan Sumatera (Patung Persib), jalan kaki beberapa meter ke arah barat/Jln. Braga.

Source Jalan Wisata wisatabandung
Comments
Loading...