Wisata Sejarah Museum Gedong Kirtya, Buleleng

????????????????????????????????????
0 22

Museum Gedong Kirtya

Museum Gedong Kirtya merupakan satu-satunya museum lontar yang menyimpan warisan leluhur secara turun temurun di Bali. Disini Anda akan melihat naskah–naskah dalam bentuk lontar kuno atau Pustaka Lontar tersimpan baik.  Museum Gedong Kirtya yang sebelumnya dikenal dengan nama “Kirtya Liefrinck Van der Tuuk” ini dibangun okeh cendekiawan asal Belanda. Museum ini memiliki luas lahan sekitar 300 meter persegi, berdiri pada tanggal 2 Juni 1928 dan mulai dibuka untuk umum pada tanggal 14 September 1928.
Museum Gedong Kirtya berada di kawasan perkotaan, tepatnya Jalan Veteran No. 20, Singaraja, tidak jauh dari Kantor Bupati Buleleng berada. Jika Anda datang dari Pantai Lovina, hanya berjarak 10 kilometer ke arah timur. Dari luar akan nampak bangunan arsitektur kuno. Sekilas, seperti bangunan tak berpenghuni, padahal di dalamnya terdapat ribuan koleksi lontar yang tersimpan rapi dalam kotak yang disebut keropak yang panjangnya sekitar 60 centimeter.
Semua koleksi tersusun rapi berdasarkan kelompok atau klasifikasi. Barisan paling atas Lontar Sasak, isinya tentang budaya Sasak. Kemudian Matrastawa (mantra/puja/weda), Niticastra (etik), Wariga (astronomi dan astrologi), Tutur (petuah), Usadha (pengobatan tradisional), Geguritan (kidung), Babad Pamancangah (sejarah), Satua (cerita rakyat). Semua lontar berbahasa Jawa kuno dan Sansekerta. Cuma, dalam Lontar Satua hanya menggunakan bahasa Bali.
Museum Gedong Kirtya memiliki 1.757 koleksi lontar bernilai sejarah berasal dari berbagai daerah di Pulau Dewata yang sangat diminati kalangan wisatawan domestik dan mancanegara. Selain lontar asli, museum teks tertua di Pulau Dewata itu juga memiliki salinan lontar sebanyak 4.867 buah dan dari jumlah itu yang belum disalin mencapai 3.110 buah, sampai pada 2015.
Museum Gedong Kirtya sangat strategis, berada di tengah kota Singaraja, tepatnya Jalan Veteran no. 20, Kecamatan dan Kabupaten Buleleng. Jarak dari objek wisata Lovina sekitar 10 km ke arah Timur, sedangkan jarak dari bandara Ngurah Rai sekitar 91 km. Jam buka museum; setiap hari Senin – Kemis, pukul 08.00 -16.00 WITA, Jumat pukul 08.00 – 16.00 WITA, untuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional museum ini tutup. Tidak dikenakan tiket masuk ke tempat ini alias gratis.
Source http://www.travelling.web.id http://www.travelling.web.id/2016/04/museum-gedong-kirtya-kabupaten-buleleng.html
Comments
Loading...