Wisata Sejarah Museum Antonio Blanco di Gianyar, Bali

0 45

Museum Antonio Blanco Bali

Museum Antonio Blanco Bali menjadi salah satu museum yang memajang lukisan-lukisan luar biasa milik Don Antonio Blanco. Dari namanya saja travelers bisa tebak kalau orang ini bukan asli Indonesia ya. Tapi kok bisa membangun dan memamerkan lukisan yang cukup banyak di Museum Antonio Blanco ini? Biar nggak tambah penasaran, yuk kita melancong ke Ubud, tempat dimana Museum Antonio Blanco berada.

 

Lokasi dan Tiket Masuk Museum Antonio Blanco Bali

Museum Antonio Blanco ada di Jalan Raya Campuhan, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Dibutuhkan waktu selama 45 menit – 1 jam dari Bandara Udara Ngurah Rai Denpasar. Museum Antonio Blanco buka tiap hari dari pukul 09.00 – 17.00 dengan biaya tiket masuk Rp30.000* per orang untuk wisatawan lokal dan Rp80.000* untuk wisatawan mancanegara.

Lokasi Museum Antonio Blanco yang ada di di atas bukit dan dikelilingi oleh Sungai Campuhan membuat alam disekitarnya begitu sejuk dan adem. Jalan yang berkelok-kelok dan menanjak pun menuntut kemahiran dalam berkendara, baik motor ataupun mobil. Adalah Tjokorda Gde Agung Sukawati, Raja Ubud terakhir dari Puri Saren (1910 – 1978) yang memberikan tanah ini pada Antonio Blanco.

Koleksi lukisan di Museum Antonio Blanco Bali

Saat memasuki Museum Antonio Blanco Bali, kamu akan disuguhi berbagai ornamen dan patung-patung. Seperti Patung Siwa yang memiliki 4 tangan di bagian taman, gapura lengkung, patung abstrak yang ada di gerbang masuk menuju ke ruangan Museum Antonio Blanco, patung naga, patung penari Bali dengan warna keemasan di bagian balkon bangunan, serta pilar-pilar penyangga museum di lantai pertama yang terlihat begitu kokoh. Lukisan-lukisan di Museum Antonia Blanco di gantung pada dinding ruangan lantai pertama hingga ke lantai dua. Semua hasil lukisan yang dipajang di Museum Antonio Blanco menceritakan daya tariknya terhadap seni lukis, terutama dalam bentuk karya feminim yang begitu runtut hingga akhir hayatnya, yaitu mulai tahun 1937 hingga 1999.

Saking banyaknya lukisan wanita yang terpajang di dinding Museum Antonio Blanco, banyak orang yang memberi predikat pada sang maestro sebagai pelukis feminim karena sebagian besar fokus lukisannya adalah kaum hawa. Bahkan Antonio Blanco sangat identik dan punya kaitan begitu erat dengan wanita dan lukisan feminim yang lebih menonjolkan aura romantis-ekspresif. Di Museum Antonio Blanco juga terdapat Erotic Room yang menampilkan banyak koleksi lukisan dengan menampilkan kemolekan tubuh pria dan wanita. Namun, syarat untuk masuk ke ruangan ini harus 17+. Di Museum Antonio Blanco juga terdapat studio lukis yang sering digunakan oleh Antonio Blanco untuk melukis serta foto-foto keluarga yang sangat ia cintai.

Source https://www.pegipegi.com https://www.pegipegi.com/travel/museum-antonio-blanco-ubud-bali/
Comments
Loading...