Warning: unlink(/tmp/dfa16b13c44bbe524bb9588b94873dba-ELDbn1.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Wisata Sejarah Masjid Saka Tunggal di Purwokerto Banyumas

0 128

Masjid Saka Tunggal

Masjid Saka Tunggal merupakan salah satu wisata sejarah yang beralamatkan di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon. Lokasi ini dijadikan tempat wisata karena masjid ini menjadi petilasan salah satu wali. Disekitar lokasi masjid saka tunggal terdapat hutan pinus yang dihuni oleh kera dari jaman dahulu kala. Kera yang ada cukup jinak dan tidak mengganggu aktifitas warga sekitar.

Nama resmi masjid ini adalah masjid Saka Tunggal Baitussalam, tapi lebih populer dengan nama masjid saka tunggal karena memang Masjid ini hanya mempunyai saka tunggal (tiang penyangga tunggal). Saka tunggal yang berada di tengah bangunan utama masjid, saka dengan empat sayap ditengahnya yang akan nampak seperti sebuah totem, bagian bawah dari saka itu dilindungi dengan kaca guna melindungi bagian yang terdapat tulisan tahun pendirian masjid tersebut.

Masjid Saka Tunggal berukuran 12 x 18 meter ini menjadi satu satunya masjid di pulau Jawa yang dibangun jauh sebelum era Wali Sembilan (Wali Songo) yang hidup sekitar abad 15-16M. Sedangkan masjid ini didirikan tahun 1288M, 2 abad sebelum Wali Songo. Sekaligus menjadikan Masjid Saka Tunggal Baitussalam sebagai Masjid Tertua di Indonesia.

Akses Menuju Masjid Saka Tunggal

Masjid Saka Tunggal terletak di desa Cikakak Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah atau untuk menuju lokasi ini anda dapat menempuh perjalanan sekitar 30 KM kearah barat dari kota Purwokerto, Ditengah suasana pedesaan Jawa yang begitu kental Suasana pedesaan sangat kental. Di kawasan masjid yang dipenuhi dengan kera-kera yang berkeliaran bebas. Bangunan masjid juga sangat unik, beratapkan ijuk serta sebagian dindingnya dari anyaman bambu.

Sejarah Masjid Saka Tunggal

Masjid ini dibangun pada tahun 1288 Masehi sebagaimana tertulis di prasasti yang terpahat di saka masjid itu. lebih tua dari kerajaan majapahit yang berdiri tahun 1294 Masehi, masjid ini berdiri ketika masa kerajaan singasari. merupakan masjid tertua di indonesia.

Sejarah Masjid Saka tunggal senantiasa terkait dengan Tokoh penyebar Islam di Cikakak, bernama Mbah Mustolih yang hidup dalam Kesultanan Mataram Kuno. Itu sebabnya, tidak heran bila unsur Kejawen masih cukup melekat. Dalam syiar Islam yang dilakukan, Mbah Mustolih memang menjadikan Cikakak sebagai “markas” dengan ditandai pembangunan masjid dengan tiang tunggal tersebut. Beliau dimakamkan tak jauh dari masjid Saka Tunggal.

Source Masjid Saka Tunggal Masjid Saka Tunggal merupakan salah satu wisata sejarah yang beralamatkan di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon. Lokasi ini dijadikan tempat wisata karena masjid ini menjadi petilasan salah satu wali. Disekitar lokasi masjid saka tunggal terdapat hutan pinus yang dihuni oleh kera dari jaman dahulu kala. Jalan Wisata
Comments
Loading...