Wisata Religi Pura Sadha Kapal di Badung

0 41

Pura Sadha Kapal

Pura Sadha Kapal ini merupakan salah satu wisata religi yang terdapat peninggalan kerajaan mengwi dan banyak sekali sisa sejarah yang ditinggalkan dipura ini. Dikawasan pura ini berdiri kokoh sebuah candi yang dibangun raja mengwi untuk menghormati para leluhur sekitar abad ke-17 dengan ketinggian candi mencapai 16 meter serta 64 buah candi2 kecil untuk para pengikut beliau yang gugur dimedan perang. Candi ini sekarang digunakan sebagai tempat sembahyang dan acara keagamaan bagi agama Hindu.

  

Lokasi Pura Sada Kapal

Pura Sada Kapal adalah salah satu pura kahyangan jagad yang terletak di Desa Kapal, Mengwi, Badung tepatnya di pemukiman daerah Banjar Pemebetan. Pura ini sangat disakralkan oleh umat Hindu Bali. Lokasinya mudah ditemui yakni hanya beberapa meter saja dari jalan raya utama Denpasar-Tabanan.

Sejarah Pura Sadha Kapal

Pura Sada Kapal yang diperkirakan dibangun pada tahun 830 Masehi ini sempat hancur pada tahun 1917 akibat gempa bumi dan dilakukan pembangunan kembali pada tahun 1949. Jauh sebelumnya, bangunan pura sempat mengalami beberapa kali proses rehabilitasi. Dalem Bali Mula dengan rajanya bergelar Asta Sura Ratna Bumi Banten melakukan rehabilitasi pada tahun 1260 Isaka.

Selain itu, juga pernah direhabilitasi pada sekitar tahun 1400 Masehi ketika zaman Kerajaan Pangeran Kapal-Beringkit. Dan proses rehabilitasi selanjutnya juga dilakukan pada tahun 1600-an Masehi.Hingga kini, bangunan pura ini pun terjaga dengan baik dan menjadi tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi wisatawan. Baik wisatawan lokal ataupun mancanegara.

Bangunan Pura Sada Kapal

Tiap enam bulan sekali pada setiap Tumpek Kuningan, Piodalan dilakukan di Pura Sada Kapal ini. Pura Sada memiliki Tri Mandala yakni Utamaning Mandala (jeroan), Madyaning Utama (halaman tengah) dan Nistaning Mandala (jaba sisi). Antara halaman utama dan halaman tengah terdapat bangunan Candi Kurung. Pada jaba sisi dan halaman tengah terdapat bangunan Candi Bentar.

Pada Utamaning Mandala (jeroan) terdapat pelinggih Padmasana, Pesimpangan Gunung Agung, Pelinggih Batara Manik Galih, Pesimpangan Batara Gunung Batur, Pesimpangan Batukaru, pelinggih atau candi Prasada, Pelinggih Batara di Pura Sakenan, bale pesambyangan, bale penyimpenan, pawedan, bale piyasan, pesimpangan I Gusti Ngurah Celuk, Ratu Made, Ratu Made Sakti Blambangan, Ratu Ngurah Panji Sakti, bale piyasan, pelinggih Tri Murti, Pura Teratai Bang dan lainnya.

Pelinggih yang paling utama di Pura Sada Kapal ini adalah Prasada yang merupakan pelinggih Ida Batara Pasupati atau Siwa Guru atau Sang Hyang Lingga Buwana atau Sang Hyang Druwaresi. Di bagian halaman tengah (Madyaning Utama) terdapat bale sumanggen, gedong parerepan, dan bale gong. Di bagian jaba sisi terdapat pelinggih Ratu Made Sedahan.

Karena merupakan situs peninggalan yang bersejarah, Pura Sada Kapal sangat diluhurkan dan disakralkan oleh masyarakat Bali. Wisatawan yang datang ke pura suci ini juga diminta untuk senantiasa menjaga adab dan kesopanan selama dalam kawasan Pura Sada Kapal Mengwi.

Source https://www.kintamani.id https://www.kintamani.id/pura-sada-kapal-wisata-religi-pura-bersejarah-mengwi-001298.html
Comments
Loading...