Wisata Religi Makam Pangeran Hanggawana Kalisoka Tegal Jatang

0 430

Makam Pangeran Hanggawana 

Pangeran Hanggawana adalah putera Ki Gede Sibayu tokoh tlatah Kabupaten Tegal ini masih keturunan Dinasti Majapahit. Pangeran Sebayu merupakan tokoh pelopor pembangunan wilayah Tegal, terutama dalam bidang pertanian dan mengatur keamanan daerah setempat, Namun, setelah Ki Gede Sebayu wafat pada 1625, Pangeran Hanggawanadiangkat menjadi sesepuh daeah Kalisoka dan menurunkan anak-anaknya menjadi bupati untuk meneruskan perjuangan ayahnya mengatur daerah Tegal. Secara administratif, Kalisoka ikut dalam Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Sejarah Makam Pangeran Hanggawana 

Konon, dari pembangunan masjid itulah awal mula berdirinya Slawi. Diambil dari jumlah pendekar yang berusaha mengambil kayu jati yang akan digunakan sebagai saka masjid. Di depan masjid (sebelah timur) terdapat sebuah sungai yang cukup lebar dan posisinya tepat di sisi masjid, di sebrang masjid tersebut kabarnya merupakan lokasi Kraton Kalisoka.

Namun sayangnya hingga sekarang tidak diketemukan bekas-bekas kratonnya maupun cerita mengapa kraton tersebut tidak ada bekasnya sama sekali. Pada masa kepemimpinan Tumenggung Tegal / Pangeran Purbaya pusat pemerintahan Tegal berpindah ke Kraton Kaloran yang kini menjadi SMKK. Setelah pusat pemerintahan berpindah ke Kraton Kaloran, berpindah lagi ke Balaikota Lama (DPRD Kota Tegal) dan karena politik pada saat itu, Tegal menjadi dua. Sehingga, pusat peerintahan Kabupaten Tegal pindah kembali ke kantor Pemkab Tegal sekarang. Sedangkan Pemkot Tegal menempati Balaikota Tegal yang sekarang.

Keunikan di Makam Pangeran Hanggawana 

Menara masjid menjulang tinggi. Di bagian dalam terdapat mimbar yang bentuknya masih tradisional, tampak kelambu hijau yang menutupi mimbar tersebut. Pintu dan jendela masih menggunakan kayu jati yang sangat awet. Atap masjid tidak terlalu tinggi, mekipun begitu, masjid ini memiliki lantai bawah tanah yang lantai tersebut dekat dengan bibir sungai.

Untuk tempat wudhu sangat unik, kita tidak adakn menemukan kran air untuk wudhu, yang ada hanyalah kolam besar dengan beberapa gayung untuk mengambil air. Tempat wudhu tersebut hampir digunakan pada masjid-masjid model lama. Pemakaman Purbaya terdapat makam-makam orang penting dalam sejarah ada makam Pangeran Purbaya yang legendaris beserta keluarganya, ada juga makam keturunan Ki Gede Sebayu dan keturunanya. Makam ini sangat dihormati oleh warga sekitar. Sehingga apabila kita hendak masuk ke dalam kompleks makam, alas kaki harus dilepas.

Akses Menuju Makam Pangeran Hanggawana

Makam Hanggawana posisinya tidak terlalu jauh dengan Masjid Kalisoka ini. Hanya berjarak sekitar 200 meter dan lokasinya berada di samping jalan raya. Di samping makam juga terdapat Masjid Kasepuhan Ki Ageng Anggawana. Masjid ini merupakan masjid baru. Pemkab Tegal beserta organisasi masyarakat sudah lama sekali membangun Kalisoka sebagai kawasan reiligi, namun baru tahun-tahun ini rencana tersebut mulai sedikit demi sedikit terlaksana, yaitu dengan adanya ziarah makam Kalisoka pada saat hari jadi Kabupaten Tegal.

Comments
Loading...