Wisata Monumen Bambang Sugeng Temanggung Jateng

0 225

Monumen Bambang Sugeng

Bambang Sugeng merupakan salah satu Pahlawan Nasional yang berani mempertaruhkan nyawanya bagi nusa dan bangsa terutama bagi daerah Temanggung. Monumen Bambang Sugeng merupakan salah satu patung pahlawan yang menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjunginya, Monumen Bambang Sugeng ini berada di Temanggung, Jawa Tengah.

Kelahiran Bambang Sugeng 

Bambang Sugeng lahir di Tegalrejo Magelang tanggal 31 Oktober 1913. Bambang Sugeng semasa hidupnya pernah menjadi Mayor Jenderal Purnawirawan TNI Angkatan Darat N.R.P. 10001. Selain itu Bambang Sugeng juga pernah menjabat Kasad Duta Besar R.I untuk negara Roma Vatikan, Jepang serta Brazillia.

makam bambang sugeng

Karier Diplomat Bambang Sugeng

Bambang Sugeng juga memiliki beberpa bintang jasa antara lain Bintang Dharma, Bintang Katika Eka Paksi Klas I, Bintang Gerilya, Bintang Sewindu Stya lencana Kemerdekaan I&II, Satya Lencana G.O.M I&IV, Satya Lencana Kesetiyaan XVI, dan Satya Lencana Penegak.

Sejarah Bambang Sugeng 

Menurut cerita daerah setempat Bambang Sugeng hidup ketika Agresi Belanda kedua tahun 1949 di daerah Temanggung. Kekejaman Belanda kepada pahlawan-pahlawan serta masyarakat sekitar. Semua pahlawan atau tawanan oleh Belanda di penggal kepalanya di daerah sungai Progo, Kranggan. Banyak para pahlawan yang meninggal di Jembatan Sungai Progo ini.

Bambang Sugeng sendiri memiliki pemikiran daripada mati dibunuh oleh Belanda, lebih baik mati bunuh diri. Akhirnya sewaktu Bambang Sugeng ingin di penggal, Bambang Sugeng menjatuhkan diri dari jembatan sungai Progo. Badannya terkapung-kapung di sungai Progo dan terbawa arus sungai. Sungai Progo merupakan sungai yang sangat besar.

Namun, Bambang Sugeng pada waktu itu belum meninggal. Bambang Sugeng terdampar dan ditemukan oleh masyarakat sekitar. Kemudian oleh masyarakat sekitar di rawat, hingga akhirnya Bambang Sugeng bisa melakukan kehidupannya sehari-hari. Bambang Sugeng pada masa hidupnya tidak mau dikuburkan di tempat lain, Bambang Sugeng berpesan agar dimakamkan di dekat sungai Progo. Bambang Sugeng ingin menemani para pejuang lain yang telah rela gugur demi bangsa Indonesia. Bambang Sugeng wafat pada tanggal 22 juni 1977. Sekarang ini makam dari Bambang Sugeng ini masih terawat dengan baik. Di makamnya juga terdapat batu peringatan bertuliskan huruf jawa.

Untuk mengenang jasanya pada tanggal 8 Agustus 1945, TNI Purnawirawan Poniman memberikan tanda jasa dengan membangun monumen Bambang Sugeng. Dalam Monumen ini, tangan Bmabang Sugeng mengarah kepada Sungai Pogo yang memberitahukan akan peristiwa kekejaman Belanda. Namun monumen ini tidak pernah dirawat, batunya pun ada yang telah rusak.

Source wisata Temanggung
Comments
Loading...