Wisata Candi Lumbung Magelang Jawa Tengah

0 73

Candi Lumbung

Candi Lumbung merupakan salah satu kawasan wisata sejarah dari peninggalan jaman Hindu. Awalnya, Candi ini terletak enam meter di bawah tanah sawah dan di kelilingi oleh petak-petak sawah di satu sisi dan jurang sungai di sisi lainnya. Candi telah pindah, pascaerupsi Merapi 2010 karena aliran lahar dingin mengancam candi ini. Dua meter dari candi Hindu ini, ada Sungai Pabelan dengan tebing curam setinggi 14 meter. Lokasi candi ini sangatlah tersembunyi pada awalnya, sekarang, sangat mudah ditemukan. Sepetak tanah milik desa menjadi tempat berdirinya candi yang memiliki tinggi 6,5 meter dan luas 8 x 8 meter tersebut.

Sayangnya, candi yang terdiri dari tangga dengan punden yang mengelilingi tubuh candi, atap candi sudah rusak dan batunya yang berjatuhan dibiarkan memenuhi bilik candi. Sedangkan pintu candi dan dindingnya masih kokoh berdiri. Pasca Erupsi Gunung merapi tahun 2010 candi ini dipindah dari tempat semula karena ancaman aliran lahar dingin.

Candi Lumbung ini mendapat namanya karena mungil dan memiliki bilik menyerupai lumbung atau tempat menyimpan padi. Memiliki bilik menyerupai lumbung atau tempat menyimpan padi. Menunjukkan betapa cermat dan visionernya nenek moyang dalam menangani masalah pangan. Candi Lumbung berdekatan dengan Candi Asu dan Candi Pendem, yang ada di Kecamatan Dukun. Karenanya, Candi ini dipastikan dibangun pada abad IX.

Lokasi Candi Lumbung

Sama seperti Candi Asu dan Candi Pendem, Candi Lumbung harus menyusuri jalan aspal sejauh 7 kilometer dari Pasar Talun yang masuk Kecamatan Dukun. Untuk mencapai Pasar Talun, begitu sampai Muntilan, tepatnya di perempatan Sayangan, tinggal ke Utara atau masyarakat setempat menyebut naik ke Pasar Talun. Candi Lumbung, ada di Dusun Tlatar, Desa Krogowanan, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah. Sebelum pindah, sangat sulit menemukan candi ini karena harus melewati pematang sawah. Sejak di pindah, justru dekat dengan jalan raya.

Akses Candi Lumbung

Alternatif bisa menggunakan jalur alternatif, Magelang-Boyolali. Begitu memasuki Desa Krogowanan, ada papan petunjuk ke arah Candi Lumbung, atau tanya kepada penduduk setempat. Untuk mencapai, disarankan menggunakan kendaraan pribadi, khusus roda empat, jangan melewati Pasar Talun, tetapi pilihlah jalan lewat Blabak, Mungkid karena jembatan yang baru hanya bisa digunakan sepeda motor. Demikian juga untuk yang menggunakan kendaraan umum, dari Terminal Muntilan ada yang berhenti sampai pertigaan Tlatar, dan dari situ tinggal jalan kaki sekitar 10-15 menit.

Source wisata magelang
Comments
Loading...