Wisata Budaya Keraton Kacirebonan di Cirebon

0 164

Keraton Kacirebonan

Keraton Kacirebonan merupakan salah satu wisata budaya keraton yang menjadi perpecahan Keraton Kanoman. Di keraton ini, bangunan dengan arsitektur unuk bisa anda dapati serta berbagai macam peninggalan sejarah yang masih tersimpan di bangunan seluas 46.500 meter persegi ini. hal unik yang terdapat di Keraton Kacirebonan ini ada pada arsitekturnya yang memiliki nuansa Belanda, Cina hingga Arab yang khas disetiap sudut bangunannya, serta bangunan induknya dengan bentuk menarik.

Keraton Kacirebonan menjadi bukti sejarah kesultanan Cirebon yang dulu sangat kuat sehingga menjadi lokasi penting penyebaran agama islam di Jawa Barat. Di Keraton ini, anda bisa menemukan bangunan induk dengan bentuk semi terbuka serta tiang penyangga kayu yang masih kuat menopang bangunannya. Selain itu ada banyak peninggalan sejarah lain di Keraton Kacirebonan ini yang akan diulas lebih lanjut berikut ini.

Lokasi Keraton Kacirebonan

Keraton Kacirebonan merupakan salah satu bukti kejayaan Kesultanan Cirebon, yang dibangun tahun 1800 M. Lokasinya di wilayah Pulasaren, Kecamatan Pekalipan sekitar 1 km dari Keraton Kesepuhan. Luas bangunan keraton ini sekitar 46.500 meter persegi dengan arsitektur percampuran dari gaya bangunan Cina, dan Belanda yang sangat kuat. Di keraton ini, anda bisa menemukan banyak bangunan induk dan berbagai bangunan lainnya dengan fungsi yang menarik.

Bangunan induk Keraton Kacirebonan

Bangunan induk memiliki fungsi sebagai tempat tinggal sultan sehari – hari. Selain itu, di bangunan ini anda bisa mendapati beberapa ruang seperti ruang kerja sultan, kamar jimat hingga ruang tunggu bila prajurit ingin menghadap sultan. Selain itu, terdapat pula Paseban yang berupa bangunan menghadap timur dengan 4 tiang utama. Bangunan semi terbuka ini memiliki atap berbentuk joglo. Dibagian barat bangunan induk, anda akan menjumpai Tajug atau Mushola yang antara Tajug dan Paseban ini dipisahkan oleh tembok penghubung.

Koleksi Keraton Kacirebonan

Ada koleksi uang kuno berbentuk koin dan kertas. Ada juga gamelan kuno yang masih dimainkan dalam acara tradisi tahunan. Koleksi pedang yang digunakan ketika melawan penjajah Belanda juga bisa dilihat langsung. Bahkan ada pedang pemberian raja dari Belanda untuk Sultan Kacirebonan yang masih terpelihara.

Ada juga koleksi baju adat yang biasa dipakai oleh keluarga raja dan masyarakat Cirebon. Benda unik seperti kurungan ayam besar untuk upacara adat Mudun Lemah dipamerkan. Selain itu ada koleksi wayang golek dan wayang kulit kuno yang disimpan di kotak besar. Topeng-topeng yang biasa dipakai untuk Tari Topeng, kesenian khas Cirebon, juga ditampilkan koleksinya.

Source Jalan Wisata pusaka
Comments
Loading...