Wisata Alam Pantai Kasap di Pacitan

0 54

Pantai Kasap

Pantai Kasap adalah salah satu pesona pantai favorit di Pacitan. Pantai ini masih sangat alami. Berada di Desa Jlubang, Kecamatan Pringkuku, Pacitan. Pantai Kasap berada dalam kecamatan yang sama dengan Pantai Watukarung, Pantai Mbercak, Pantai Srau, Pantai Denombo, Pantai Nampu, Pantai Tuguragung, Pantai Waduk, dan Pantai Sruni.

Secara umum, pantai-pantai di bagian barat Pacitanberpasir putih dan berombak dahsyat. Garis pantainya cukup sempit berbentuk teluk berpasir melengkung dan diapit tebing pada sisi kiri dan kananya.Bedanya, Pantai Kasapini belum lama dibuka untuk umumdantidak dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan. Jadi, bila Pantai Watukarung, yang terkenal sebagai tempat surfing para wisatawan mancanegara, sudah lebih dulu populer dan punya tarif retribusi Rp5.000,00, tarif Pantai Kasap bisa dianggap masih gratis.

Rute Menuju Pantai Kasap

Pantai Kasap bisa Anda kunjungi dengan mengambil rute yang mengarah ke Pantai Srau dan Pantai Watu karung Kecamatan Pringkuku. Jika Anda menemukan sejumlah markah jalan yang memberi petunjuk arah Pantai Watukarung atau Pantai Srau, ikuti saja arah tersebut, karena arahnya sama. Menempuh jalur bus dari Pacitan, Anda akan melewati Pantai Telengria.

Sampai jalur utama setelah pertigaan Kantor desa dadapan,ambil arah Watukarung yang belok kiri, terus ikuti sampai bertemu persimpangan bertuliskan arah ke Pantai Srau dan Watu Karung. Belok kanan ikuti arah Pantai Watu Karung. Setelah retribusi Pantai Watu Karung beloklah ke arah kiri Sedikit menyusuri Sungai Cokel, Anda akan segera menemukan tempat parkir. Lanjutkan perjalanan Anda dengan melewati persawahan sepanjang 300 meter. Akses jalan menuju pantai memang belum terlalu baik. Jadi, Anda tetap harus menikmatinya dengan sangat hati-hati.

Keindahan Pantai Kasap

Keistimewaan Pantai Kasap terletak pada keberadaan bukit-bukit pasir di tepi laut (gumuk). Anda bisa merasakan kenikmatan desiran ombak sambil naik turun gumuk yang mengelilingi pantai. Saking nikmatnya, sejumlah pengunjung pun menyamakan Pantai Kasap dengan kawasan Raja Ampat. Sebutan yang sering mereka pakai adalah Raja Anam. Merujuk pada jumlah enam gumuk. Percaya atau tidak, tentu Anda harus membuktikannya sendiri. Anda harus pergi ke Raja Ampat, lalu pergi ke Pantai Kasap.

Apabila upaya membanding-bandingkan terasa ‘maksa’ dan membuang waktu, tentu saja Anda tidak perlu menuruti pembandingan tersebut. Sebab, seluruh objek wisata punya keunikan dan keistimewaan sendiri.Toh, keistimewaan Pantai Kasap masih bisa kita eksplorasi lebih lanjut. Anda bisa, misalnya, mencoba menikmati momen matahari terbenam (sunset) yang sangat indah di Pantai Kasap. Momen sunset bisa Anda dapatkan dengan mendaki ke atas bukit yang beralas rerumputan. Siapkan pose terbaik Anda dan abadikanlah momen-momen kerennya.

Keaslian Minim Komersialisasi

Daya tarik lain yang bisa mendorong Anda mengunjungi Pantai Kasap adalah kondisinya yang masih sangat alami. Pantai ini memang belum banyak dikunjungi orang. Makanya, kondisi pesisir pantai ini masih asli, asri, dan berkualitas baik. Akses jalannya memang agak sulit, tapi disitulah letak alamiahnya. Akan tetapi, keasrian dan keaslian Pantai Kasap bukan tanpa risiko. Karena belum banyak dijamah orang, pantai ini cukup minim sentuhan komersialisasi. Anda mungkin akan kesulitan menemukan penjaga pantai berseragam yang mengawasi perjalanan Anda di sudut-sudut tertentu.

Oleh karena itu, meningkatkan kewaspadaan diri sangatlah diperlukan di sini. Jangan mentang-mentang tidak ada penjaga, Anda bisa bertindak seenaknya, ya. Sebagai tamu, ada aturan lazim tidak tertulis yang mengharuskan kita menjaga sikap. Berperilaku baik dan tidak membuang sampah sembarangan adalah beberapa kewajiban yang harus kita lakukan di sekitar pantai. Salah satu efek positif dari masih minimnya komersialisasi di Pantai Kasap, Anda bisa lebih akrab dengan warga desa setempat. Bahkan, banyak dari warga desaini menyewakan rumahnya untuk tempat menginap.

Source http://discoverpacitan.com http://discoverpacitan.com/spesial-pantai-kasap/
Comments
Loading...