Tempat Peziarah Pertapaan Santa Maria Rawaseneng Temanggung

0 278

Pertapaan Rawaseneng Temanggung

Pertapaan Santa Maria Rawaseneng merupakan salah satu wisata tempat ziarah yang berada di Temanggung, Museum ini terletak di Desa Ngemplak, Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Pertapaan ini telah resmi didirikan pada tanggal 1 April 1953 yang bagian dari biara cabang Koningshoeven di Tilburg, Belanda. Di biara tersebut juga terdapat Gereja, Wisma Retreat, Taman Doa, Perkebunan Kopi, peternakan sapi dan industri pengolahannya.

Pertapaan Santa Maria Rawaseneng di Temanggung ini ialah sebuah biara para rahib yang termasuk dalam wilayah Keuskupan Agung Semarang. Pertapaan Rawaseneng ini didirikan oleh Dom Bavo van der Ham, OCSO. Saat ini pertapaan dipimpin oleh Romo Abbas Aloysius Gonzaga Rudiyat, OCSO.

Lokasi Berdirinya Pertapaan Rawaseneng 

Pertapaan Santa Maria Rawaseneng ini berada di Kecamatan Kandangan, Temanggung Jawa Tengah sekitar 14 kilometer sebelah utara kota Temanggung yang sering berkabut. Dengan posisi permukaan tanah yang berbukit di lereng Gunung Sindoro dan berada di wilayah Desa Ngemplak ketinggan 500 – 825 dpl Pertapaan Rawaseneng ini menjadi tempat strategis bagi para rahib untuk menyepi dan berdoa.

Jauh dari keramaian kota merupakan hal utama yang dibutuhkan di tempat ini untuk membangun sebuah Pertapaan atau Biara Kudus bagi para rahib. Keseluruhan kompleks Pertapaan Santa Maria Rawaseneng ini seluas 178 hektare yang selain terdapat peternakan babi dan sapi perah, juga di belakang kompleks telah ditanami tanaman – tanaman yang bernilai ekonomis contohnya pisang raja, dan lain sebagainya. di dalam kompleks biara ini juga terdapat pembangkit tenaga listrik dengan dua turbin yang memanfaatkan sumber air dari hutan.

Bagian Dalam Pertapaan Rawaseneng

Ketika berkunjung ke Pertapaan Rawaseneng ini mungkin peziarah akan dikejutkan dengan berbagai macam tempat yang terdapat di dalam Pertapaan tersebut. Di bagian depan kompleks Pertapaan ada sebuah museum di dekat lapangan parkir untuk para pengunjung. Pada bangunan yang sama pula terdapat sebuah toko yang menjual aneka buku, perlengkapan rohani dan oleh – oleh. Oleh – oleh yang disana juga dibuat oleh para rahib disini yang diperjualkan guna menyambung ekonomi mereka di Pertapaan. Selain bangunan Gereja dan biara kudus di Pertapaan ini juga terdapat pemakaman para rahib, wisma – wisma untuk para tamu yang ingin menginap, ruang makan serta kapel.

Source Jalan Wisata Temanggung
Comments
Loading...