Taman Nasional Gunung Palung : Hutan Belantara Tropis Khas Kalimantan

0 32

Taman Nasional Gunung Palung

Terletak di perbatasan antara Ketapang dan Kayon Utara di provinsi Kalimantan Barat, Taman Nasional Gunung Palung merupakan salah satu taman nasional terbesar di Indonesia. Secara resmi dibuka untuk umum pada tahun 1990, Taman Nasional Gunung Palung mencakup area seluas kurang lebih 90.000 hektar yang mengandung banyak spesies hewan termasuk burung, mamalia, dan juga flora langka lainnya. Daya tarik utama taman nasional adalah penguasa hutan hujan Borneo yang tak terbantahkan: orangutan (Pongo satyrus). Primata langka dan unik ini menemukan taman bermain mereka aman terlindungi di balik pepohonan tebal di hutan Gunung Palung.

 

Pertemuan dengan raksasa-raksasa yang lembut dan ramah di daerah mereka sendiri akan memberi wawasan bagaimana orangutan menjalani kehidupan sehari-hari mereka di alam liar. Diperkirakan 2.000 orangutan mendiami daerah tersebut, menjelajahi daratan dari jantung hutan sampai ke lahan gambut di tepi luarnya. Wajah khas lainnya dari hutan ini adalah monyet proboscis yang  unik berhidung panjang (Nasalis larvatus). Seiring dengan orangutan, monyet proboscis termasuk di antara banyak spesies endemik yang mendiami Taman Nasional Gunung Palung.

Hewan lain yang juga tinggal di hutan Gunung Palung adalah tupai darat (Lariscus hosei), rusa hutan (Muntiacus muntjak pleiharicus), beruang madu (Helarctos malayanus euryspilus), kera beruk (Macaca nemestrina), klampiau (Hylobates muelleri), lemur (Nyticebus coucang borneanus), rangkong badak (Buceros rhinoceros borneoensis), kancil (Tragulus napu borneanus), ayam hutan (Gallus gallus), enggang gading (Rhinoplax vigil), Buaya Siam (Crocodylus siamensis), penyu Gading (Orlitia borneensis), penyu tempayan (caretta caretta), dan tupai kenari yang langka.

Serupa dengan hutan lainnya di Kalimantan Barat, Taman Nasional Gunung Palung didekorasi dengan berbagai jenis flora termasuk: jelutung (Dyera costulata), ramin (Gonystylus bancanus), damar (Agathis borneensis), pulai (Alstonia scholaris), rengas (Gluta renghas,  Kayu Ulin (Eusideroxylon zwageri), Bruguiera sp., Lumnitzera sp., Rhizophora sp., Sonneratia spstrangler ara, dan banyak tanaman herbal. Bunga spesial yang ditemukan di taman nasional ini adalah anggrek hitam eksotis (Coelogyne pandurata). Keindahan tropis dapat dengan mudah ditemukan di dekat Sungai Matan terutama di bulan Februari sampai April ketika banyak mekar penuh.

Sebagai Taman Nasional, pentingnya Gunung Palung Park tidak hanya terbatas pada negara ini, tetapi juga ke seluruh dunia karena flora dan fauna yang beragam berperan sebagai salah satu ekosistem bio-diversitas terkaya di dunia. Setidaknya ada 7 jenis vegetasi yang ditemukan di dalam Taman Nasional Gunung Palung, termasuk hutan mangrove, hutan rawa, hutan aluvial, dataran rendah tropis, hutan dataran tinggi tropis, dan hutan sub-alpine.

Sebagai tempat yang sangat penting, Taman Nasional Gunung Palung dijuluki oleh banyak orang sebagai “Taman Eden” Kalimantan karena memiliki beragam flora dan fauna berwarna-warni. Dari Anggrek Hitam yang eksotis hingga orangutan yang lembut, Taman Nasional Gunung Palung jelas-jelas merupakan gerbang utama ke belantara tropis Borneo.

Untuk informasi lebih lanjut, peraturan dan persyaratan, dan reservasi, Anda bisa menghubungi: Balai Taman Nasional Gunung Palung Alamat: Jl Wahid Hasyim 41A Ketapang, Kalimantan Barat, Indonesia.

Akomdasi di Taman Nasional Gunung Palung

Jika Anda mencari hotel berbintang atau tempat tidur dan sarapan yang nyaman, ini bukan tempatnya. Tempat ini ditujukan untuk penghuni hutan. Jadi jika Anda ingin bermalam, Anda harus menjadi satu dengan alam, sebagai bagian dari makhluk hutan. Mungkin tidak banyak kenyamanan, tapi pastinya menawarkan pengalaman yang lebih mendalam. Untuk pengaturan perjalanan yang rumit termasuk makan dan akomodasi, yang terbaik adalah menghubungi pengelola Taman Nasional Gunung Palung.

Rute Menuju Taman Nasional Gunung Palung

Dari Jakarta atau Kuching, kira-kira sekitar 75 menit penerbangan ke bandara Pontianak. Dari sana, ini satu jam penerbangan untuk mencapai Bandara Ketapang. Ketapang adalah titik awal untuk melakukan perjalanan darat dua jam ke Sukadana, yang merupakan pintu masuk ke Taman Nasional Gunung Palung.

Jika Anda berjiwa petualang, Anda dapat berjalan kaki selama 5 jam melalui hutan lebat dan semak-semak tinggi untuk sampai ke jantung Gunung Palung. Bergantian, Anda bisa naik sepeda motor 6 jam atau, untuk pengalaman , cobalah naik perahu tradisional yang bisa memakan waktu hingga 8 jam.

Source https://www.pedomanwisata.com https://www.pedomanwisata.com/wisata-alam/taman-nasional/taman-nasional-gunung-palung-hutan-belantara-tropis-khas-kalimantan
Comments
Loading...