Taman Laut Tolitoli : Menyelam Bersama Kerang Raksasa (Kima) di Sulawesi Tenggara

0 18

Taman Laut Tolitoli

Indonesia adalah negara maritim dengan banyak makhluk laut yang hidup di bawah air. Itu membuat Indonesia kaya akan situs menyelam. Banyak tempat di Indonesia menawarkan kehidupan laut yang menakjubkan dan panorama bawah laut untuk wisatawan, baik lokal maupun internasional. Beberapa objek bahkan memiliki karakteristik unik yang tidak bisa dibandingkan dengan objek lain di dunia. Salah satu objek tersebut adalah Taman Laut Tolitoli tempat Konservasi Kerang Raksasa di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Di situs ini, Anda dapat melihat populasi besar kerang raksasa saat menyelam ke kedalaman air.Kerang raksasa dianggap sebagai spesies kerang yang langka. Itu hanya dapat ditemukan di beberapa daerah. Di Tolitoli, populasi besar kerang raksasa tersedia untuk melihat di bawah air. Ada sembilan spesies dari mereka di objek yang satu ini. Dengan demikian, Konservasi Kerang Raksasa di Taman Laut Tolitoli adalah tujuan wisata yang unik, terutama bagi mereka yang suka menyelam.

Konservasi Taman Laut Kima Tolitoli adalah yang pertama (dan mungkin satu-satunya) Taman Laut Konservasi Kerang Raksasa di Indonesia. Taman ini diprakarsai dan didirikan pada tahun 2009 oleh relawan, bukan program dari pemerintah atau organisasi internasional. Inisiasi ini dimulai ketika beberapa penduduk lokal Tolitoli menyadari betapa unik dan langka kerang raksasa itu. Sayangnya, fakta ini tidak didukung oleh pihak lain seperti nelayan dan perusahaan perikanan yang terus menangkap kerang untuk tujuan komersial.

Daging disajikan sebagai protein mewah di restoran dan kerang dibuat menjadi dekorasi mahal. Eksploitasi tidak hanya membahayakan populasi kerang raksasa, tetapi juga seluruh ekosistem di bawah air Tolitoli. Maka, karena khawatir, para sukarelawan ini mulai melakukan beberapa upaya dalam melindungi kerang raksasa dan seluruh ekosistem laut Tolitoli. Hingga hari ini, para pahlawan yang luar biasa ini telah menyelamatkan lebih dari 8.000 kerang raksasa di Desa Tolitoli.

Kerang Raksasa

Kerang Raksasa atau tridacna dikenal dengan nama “Kima” untuk penduduk setempat. Tercatat bahwa ada sekitar sembilan spesies kerang raksasa di Taman Laut Konservasi Kerang Raksasa Tolitoli; Tridacna Gigas, Tridacna Derasa, Tridacna Squamosa, Tridacna Maxima, Tridacna Crocea, Tridacna Tevoroa, Tridacna Rosewate, Hippopus-Hippopus dan Hippopus Porcellanus. Setiap spesies dapat dikenali dari jenis dan warna cangkangnya.

Kerang raksasa dapat hidup hingga lebih dari 100 tahun. Kerang raksasa rata-rata berukuran panjang 75 hingga 150 sentimeter. Kerang raksasa terbesar yang pernah ditemukan di Indonesia berukuran 2 meter. Sayangnya, untuk mencapai panjang itu, kerang raksasa akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Biasanya, mereka hanya tumbuh sekitar 12 sentimeter dalam setahun.

Populasi kerang raksasa memberikan kontribusi besar bagi ekosistem kehidupan laut. Dengan alga zooanthallae simbiotik, mereka menghasilkan cangkang yang memperkuat struktur karang. Seperti yang kita ketahui, karang mendukung kehidupan banyak hewan laut seperti ikan, nudibranch, udang, dan banyak lagi. Selain itu, kerang raksasa juga memiliki kemampuan untuk menyaring berbagai jenis partikel tidak menguntungkan di air laut. Dengan demikian, air akan jauh lebih bersih dan aman bagi makhluk laut lainnya di ekosistem. Menurut penelitian, diperkirakan bahwa kerang raksasa dapat membersihkan berton-ton air laut per hari.

Aktivitas di Taman Laut Tolitoli

Kebanyakan kerang raksasa cenderung hidup di laut dangkal. Di Taman Laut Konservasi Kima Tolitoli, Anda hanya perlu menyelam hingga kedalaman 20 meter untuk menjumpai mereka. Karena kerang raksasa memiliki kontribusi besar dalam mendukung ekosistem laut, Anda juga akan melihat berbagai spesies makhluk laut selama penyelaman di taman laut ini. Akan ada banyak jenis karang; karang lunak dan karang keras. Juga akan ada banyak spesies teripang, bintang laut, lobster, ikan hias dalam berbagai warna, dan banyak lagi.

Waktu terbaik untuk mengunjungi taman laut ini untuk menyelam adalah sekitar Agustus hingga April. Itulah saat ketika cuaca bagus dan nyaman untuk petualangan alam. Angin juga cenderung lebih stabil yang menyebabkan arus menjadi lebih stabil juga. Kerang Raksasa (Kima) adalah spesies kerang yang langka dan berumur panjang. Ini juga memiliki kemampuan unik yang bermanfaat bagi ekosistem laut. Itu membuat kehidupan laut lebih hidup dan sehat.Dengan demikian, akan sangat menyenangkan untuk menyelam di situs di mana kerang raksasa hidup.

Di Taman Laut Konservasi Kima Tolitoli, pengalaman ini bukan tidak mungkin untuk dicapai. Objek itu seperti surga karena menghadapi banyak kerang raksasa. Tidak hanya melihat mereka, Anda juga dapat membantu mereka menghindari kepunahan dengan menyumbangkan sejumlah uang. Tidak jauh dari Kendari, ada pulau indah bernama Pulau Labengki. Pulau ini masih menjadi bagian dari Taman Laut Konservasi Kima Tolitoli. Objek ini juga patut dikunjungi karena ada banyak hal untuk dijelajahi.

Rute Menuju ke Taman Laut Tolitoli 

Taman laut konservasi ini terletak di Desa Tolitoli, Kabupaten Konawe, kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Mencapai kota Kendari tidak begitu sulit karena kota ini memiliki bandara domestik yang mengakomodasi penerbangan dari Makassar dan Jakarta.

Untuk mencapai Desa Tolitoli, Anda perlu berkendara sekitar satu setengah jam dari Bandara Haluoleo Kendari. Jika Anda berkendara dari kota, itu hanya satu jam atau bahkan kurang. Untuk melakukan ini, Anda dapat menyewa atau menyewa mobil. Jika Anda sudah membeli paket liburan, transportasi dari hotel Anda di Kendari ke Taman Laut Konservasi Kima Tolitoli biasanya sudah termasuk.

Source https://www.pedomanwisata.com https://www.pedomanwisata.com/wisata-bahari-pantai/diving/taman-laut-tolitoli-menyelam-bersama-kerang-raksasa-kima-di-sulawesi-tenggara
Comments
Loading...