Talaga Rano, Halmahera Barat Maluku Utara

0 70

Talaga Rano

Talaga rano adalah salah satu danau yang terletak di Halmahera Barat Kecamatan sahu. Salah satu keindahan yang diberikan oleh sang Maha Pencipta ini patut kita jaga dan lestarikan. namun sayangnya belum ada akses jalan yang baik untuk menuju ke Talaga Rano. jarak yang begitu jauh dan jalan yang penuh dengan turunan dan tanjakan menjadi tantangan tersendiri bagi setiap orang yang ingin berpetualang di daerah ini.

Banyak wistawan asing maupun lokal yang ingin berkunjung ke Talaga rano, namun karena akses jalan tidak memungkinkan membuat banyak orang belum bisa pergi ke tempat ini dengan bebas. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kabupaten Halmahera Barat. Pemerintah seharusnya memperhatikan tempat-tempat yang mempunyai lagenda atau kisah sejarah, salah satunya adalah Talaga Rano.
Minggu, 22 agustus 2016 kami Vg Grup Teras memulai perjalanan kami ke talaga rano. kami berangkat sekitar pukul 13,00 wit dengen menumpangi mobil cup yang di kendarai oleh Delon Tadjibu. ada 16 anggota Teras yang berangkat, 1 diantaranya adalah perempuan. kami membawa perlengkapan tenda, yaitu terpal, parang, piso, tali, dll, kami juga membawa kebutuhan makanan seperti ketupat, air, ikan ngafi dll.
Perjalanan kami sangat seru karena ditemani oleh keindahan hutang sahu yang masih sangat hijau dan belum tersentuh oleh penebangan liar. kami memulai perjalanan dengan jalan kaki dimulai dari perkebunan orang Taba. Butuh waktu kurang lebih 3 jam untuk sampai ke puncak Talaga Rano.. kami sangat kelelahan karena jalan menuju puncak sangat lah terjal dan menantang. Jalan menuju puncak Talaga Rano dikelilingi oleh tumbuhan berduri yang sesekali melukai tubuh kami.
Dari puncak, keindahan Talaga Rano Mulai terlihat. Rasa lelah kamipun hilang dalam sekejap pada saat kami melihat keindahan Talaga Rano. kami serasa melihat surga yang ada di bumi. namun, kami sadar bahwa perjalanan kami belum selesai karena kami masih harus melakukan perjalanan untuk bisa tiba di talaga Rano. jarak dari puncak Talaga Rano ke Talaga Rano masih sekitar 3 kilo meter (kata Om Anus Tjiko) yang merupakan orang yang kami percaya untuk membawa kami.
Pada saat perjalanan menuju ke Talaga, kami sempat hilang karena terjadinya mis komunikasi antara orang yang membawa jalan, hal tersebut sempat membuat kami bingung dan sempat hilang arah. Akan tetapi masalah tersebut bisa diselesaikan dengan segera. Akhirnya pada pukul 17:43 kami menginjakan kaki di Talaga Rano. hal yang begitu luar biasa kami rasakan. setelah tiba, kami langsung memanjatkan doa kepada Tuhan Yesus karena sudah menuntun perjalanan kami.
Kami pun langsung bergegas mendirikan tenda karena waktu sudah mulai gelap.. malam pun tiba dan kami melakukan doa serta mempersembahkan lagu untuk Tuhan Yesus. Keesokan harinya kami mulai melakukan kegiatan kami di Talaga Rano. Banyak kegiatan yang kami lakukan disana diantaranya, membuat video klip lagu, selfie-selfi, merekam lagu, lomba makan Clana dalam, dan masih banyak keseruan lain yang kami lakukan.
Hal tersebut membuat kami bahagia dan membuat kami lupa semua masalah yang pernah terjadi dalam hidup ini.  Kami berada di talaga Rano selama 2 hari. Menurut kami 2 hari adalah waktu yang sangat singkat,, kami masih ingin berlama lama di Talaga Rano namun karena stok makanan mulai menipis maka kami harus pulang
Source http://agristnyong.blogspot.com http://agristnyong.blogspot.com/2017/02/talaga-rano-sahu.html
Comments
Loading...