Rumah Pohon, Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman

0 66

Rumah Pohon ini berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman yang berada di Desa Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Lampung.  Untuk menuju ke lokasi caranya cukup mudah namun karena belum tersedianya angkutan umum menuju lokasi maka disarankan menggunakan kendaraan pribadi. Dari Kota Bandar Lampung arahkan kendaraan menuju Kecamatan Kemiling. Kemudian menuju arah SMAN 7 dan SLB lalu ikuti jalan lurus hingga bertemu dengan Kelurahan Sumber Agung dan kawasan Penangkaran Rusa di areal Tahura Wan Abdul Rachman.

Tidak jauh dari letak penangkaran rusa, kita akan langsung mengenali keberadaan lokasi viewing platform pada bagian kanan jalan yang tepat berseberangan dengan area Taman Kupu–kupu Gita Persada. Keberadaan viewing platform atau rumah pohon di Tahura Wan Abdul Rachman masih terbilang sangat baru. Menurut Ferry selaku koordinator lapangan, rumah pohon di sini baru ada sejak bulan Juni 2016, namun pengunjung baru mulai dilakukan pencatatan terhitung sejak 20 Juli 2016.

Untuk menikmati rumah pohon ini tiap pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000, tiket ini sudah termasuk parkir. Terdapat dua viewing platform di Tahura Abdul Rachman yang masing-masingnya memiliki pemandangan tersendiri. Viewing platform yang pertama memiliki pemandangan hutan dan Teluk Panjang sedangkan viewing platform yang kedua pemandangannya berupa panorama Gunung Betung. Viewing platform di sini semacam balkon yang dibangun dengan susunan kayu di atas sebuah pohon besar.

Di atas platform itu kita bisa melihat pemandangan di bawahnya. Viewing platform yang pertama dibuat di pohon duren, memiliki ketinggian sekitar 6 meter, tepat di seberang pohon duren ini dibuat juga viewing platform di atas pohon jengkol yang berguna sebagai tempat pengambilan gambar. Jadi jika membawa teman, satunya naik ke pohon duren untuk difoto sedangkan yang satunya lagi naik ke pohon jengkol untuk mengambil gambar. Namun, jika sama-sama ingin difoto dan tak mau ada yang mengalah untuk mengambil foto tidak perlu khawatir karena petugas d isana siap membantu pengunjung yang dengan senang hati melakukan ini.Berkat sosial media, keberadaan viewing platform semakin digemari terutama di kalangan remaja. Pada saat hari libur maka banyak pengunjung yang datang untuk menyempatkan berfoto di sini salah satunya Stefhanny, ia mengaku telah datang dua kali kesini namun waktu kedatangan yang pertama viewing platform ini belum ada. Di Tahura Wan Abdul Rachman dengan adanya ini (viewing platform), semoga ke depannya makin banyak fasilitas yang ditambah,” ujar gadis yang akrab disapa Fhanny ini.

Seiring dengan semakin ramainya Tahura oleh pengunjung yang datang, maka sudah seharusnya pihak pengelola segera menambah fasilitas seperti warung yang menjual makan dan minuman, tempat  sampah, dll. Selain itu perlu adanya himbauan petugas kepada pengunjung untuk tetap selalu menjaga kebersihan dengan tidak mencoret-coret pohon, tidak membuang sampah sembarangan. Agar meski menjadi kawasan wisata, Tahura Wan Abdul Rachman tetap lestari dan terjaga.

Source https://travel.detik.com https://travel.detik.com/dtravelers_stories/u-3272673/bukan-kalibiru-ini-tahura-wan-abdul-rachman-di-lampung
Comments
Loading...