Rumah Pohon Saluleang, Mamuju Sulawesi Barat

0 53

Rumah Pohon Saluleang

Rumah Pohon ini berada di pesisir pantai, jauh dari keramaian kota, membuat tempat ini nyaman sebagai tempat rekreasi keluarga apalagi yang hobby memancing serta pembakaran ikan dengan harga terjangkau. Ke tempat ini bisa berkendara pribadi ataupun umum, berjarak 30 km atau sejam perjalanan dari Mamuju, searah perjalanan ke bandara Tampa Padang. Akses cukup mudah karena kondisi jalan mulus beraspal.

Rumah pohon Saluleang sebenarnya bentangan hutan mangrove seluas lima hektar terletak di Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Mamuju. Ia berdiri setahun lalu dan cukup menarik perhatian. Uniknya, mencapai rumah pohon ini harus melewati jembatan dari bambu yersusun per empat batang 150 meter. Perlu kewaspadaan lebih dan konsentrasi kalau tak ingin terjatuh ke kubangan lumpur bercampur pasir.

Salah seorang Pengunjung dari kota Mamuju,  Enda,  yang sering berkunjung ke Wisata Rumah Pohon yang hampir seminggu sekali itu,  mengatakan bahwa wisata yang ada di Dusun Saluleang Kecamatan Kalukku itu sangay mudah di jangkau dan tidak membuat dompet terkikis, sebab tiket harga masuk yang lumayan murah serta makanan khas yang juga murah yang membuat dirinya sering berkunjung ke Wisata Pohon Mangrove.

” Saya rutin ke Wisata Mangrove ini,  bahkan orang-orang menyebut tempat ini adalah Rumah Pohon yang suasananya sangat indah,  sebab kita berada di atas pohon mangrove dan bagi yang suka mancing juga bisa nongkrong sambil mancing,  dan kalau dapat ikan bisa juga langsunf di bakar karena tempat pembakaran juga di siapkan oleh pengelolah wisata ini.

Dan yang lebih asyik lagi kita bisa menikmati makanan khas orang mamuju seperti Jepa yang terbuat dari sagu,  ketupat,  dan banyak lagi makanan khas yang lainnya,  karcis untuk masuk ke wisata ini hanya 2000 per orang dan biaya  pondok untuk istirahat hanya 50 ribu, jadi sangat murah kan bagi siapa saja yang ingin berjunjung ke Wisata Mangrove ini, ” kata Enda.

Di tempat yang sama,  Munajib, pengelolah Wisata Hutan Mangrove mengatakan bahwa, Wisata Rumah Pohon yang di bangun dengan swadaya masyarakat beberapa tahun lalu itu, awalnya sebagian warga yang ada di Dusun Saluleang tidak menduga bahwa Munajib yang di temani beberapa rekannya mencoba merancang Hutan Mangrove menjadi sebuah tempat  Destinasi Wisata yamg seperti sekarang ini.

” Awalnya, sebagian teman-teman disini menertawai dengan rancangan yang kami lakukan, bahkan mereka bilang itu pohon mau di apakan bikin kerjaan saja,  saya bersama dengan rekan-rekan tidak memperduli itu dan fokus untuk menata tempat ini,  modal yang pertama kami gunakan untuk mengelola tempat ini sekitar tiga juta rupiah, dan sekitar hampir sebulan kami benahi, alhamdulillah wisata ini sudah sedikit demi sedikit berubah,  dan kami terus bersemangat bahwa tempat ini nanti akan menjadi tempat Wisata bagi masyarakat Mamuju,  dan setelah berjalan hampir setahun sampai sekarang alhamdulillah Wisata ini sudah pernah di kunjungi Turis dan kami sangat puas dan akan seterusnya kami akan membesarkan tempat Wisata Mangrove ini yang sebagian  orang mengatakan Wisata ini adalah Wisata Rumah Pohon Sulbad, ”  terang Munajib.

Source https://www.lensakhatulistiwa.com https://www.lensakhatulistiwa.com/2018/05/26/wisata-hutang-mangrove-rumah-pohon-saluleang/
Comments
Loading...