Rumah Pohon Jawukn, Desa Sungai Rumbia, Upau, Tabalong

0 12

Rumah pohon yang terletak di bukit Jawukn, Desa Sungai Rumbia, Kec. Upau, Kab. Tabalong ini adalah pemandangannya yang mengundang decak kagum dan bikin betah duduk berjam-jam. Arah barat terhampar hutan tropis khas Borneo yang rimbun dan jika cuaca cerah, mentari mengeluarkan keindahannya yang menakjubkan ketika turun perlahan lalu tenggelam. Entah siapa yang tidak akan terkesima melihat atraksi warna kuning keemasan bercampur merah merona dan hijaunya dedaunan pohon-pohon hutan.

Di sisi sebaliknya arah timur, hamparan hutan dan bukit yang berlapis-lapis diselimuti awan dan kabut seakan sebuah lukisan alam yang sengaja diciptakan oleh Tuhan untuk disajikan bagi penyuka pemandangan. Jika pagi tiba, embun naik perlahan membuat segelas kopi panas dalam cangkir bambu menjadi begitu nikmat disruput.

Dan itu semua dapat dinikmati sambil bersandar dan duduk santai di rumah pohon bukit Jawukn. Tempat ini pada medio Februari 2015 mendadak menjadi destinasi favorit di Tabalong. Setiap hari libur baik siang, pagi, sore atau malam selalu ramai dikunjungi para wisatawan. Akses menuju tempat ini tidak begitu sulit. Dari Tanjung, ibukota Kabupaten Tabalong menempuh perjalana sekitar 45 menit ke arah timur, lalu dari Desa Wirang belok kanan ke arah Desa Kinarum yang sebelumnya sudah dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Tabalong.

Setelah melewati desa Kinarum ada perempatan dan beloklah ke kiri. Dari situ bersiaplah mata disuguhi pemdangan indah kiri kanan jalan. Jalannya lebar walau masih belum diaspal cukup memadai untuk dilewati oleh mobil. Begitu tiba di lokasi rumah Pohon Jawukn, parkirlah kendaraan di pinggir jalan dan cukup berjalan kaki menanjak sekitar 1-2 menit. Bahkan jika punya nyali, sepeda motor pun bisa dibawa sampai ke kaki rumah pohon.

Rumah pohon Jawukn dibangun oleh Hari, Haris dan lima orang kawan lainnya. Para pemuda desa Sungai Rumbia dan Pangelak ini awalnya hanya berniat mencari sinyal GSM. Lalu ide kreatif muncul di benak mereka ketika melihat sebatang pohon berdiri tegak kokoh. Haris sebagai arsitek merancang bentuk dan perencanaan, Hari dan kawan-kawan menyiapkan bahan berupa kayu, bambu dan paku. Berminggu-minggu proses pembangunan karena dikerjakan ketika ada waktu luang.

Source http://catatansikudaliar.blogspot.com http://catatansikudaliar.blogspot.com/2015/02/rumah-pohon-jawukn-desa-sungai-rumbia.html
Comments
Loading...