Rumah Adat Betang Tumbang Gagu

0 76

Rumah khas Suku Dayak Kalimantan Tengah yang ada di Kecamatan Antang Kalang Kabupaten Kotawaringin Timur, yakni Betang Tumbang Gagu, perlu segera diperbaiki karena makin rusak akibat lapuk termakan usia.

“Bagian kanan sudah ada yang diperbaiki. Tapi, kondisinya memang banyak yang masih perlu direnovasi,” kata Sekretaris Kecamatan Antang Kalang, Watmin yang dihubungi dari Sampit, Sabtu.

 

Rumah betang merupakan rumah khas Suku Dayak Kalimantan Tengah. Rumah betang Tumbang Gagu merupakan satu-satunya betang tua yang tersisa di Kotawaringin Timur sehingga dilestarikan dan dijadikan objek wisata budaya.

Rumah betang menjadi gambaran tingginya sikap keterbukaan dan toleransi masyarakat Dayak sejak dulu. Dulunya, rumah atau huma betang dihuni beberapa keluarga, bahkan ada yang berbeda agama maupun suku. Mereka hidup rukun dan damai tanpa mempermasalahkan perbedaan.

Rumah Betang Tumbang Gagu berbentuk persegi empat panjang berupa rumah panggung yang dibangun pada 1870 dengan lama pengerjaan tujuh tahun.

Pihak ahli waris sangat berharap pemerintah daerah kembali membantu perbaikan betang Tumbang Gagu. Apalagi betang ini menjadi salah satu objek wisata kebanggaan meski akses menuju lokasi betang masih terbatas.

“Nanti saat musyawarah perencanaan pembangunan, akan kami usulkan lagi permohonan perbaikannya. Kalau direnovasi, kami berharap jangan sampai menghilangkan keaslian bentuk bangunan. Misalnya kalau ada ulin yang masih bagus, tidak perlu diganti,” kata Watmin

Pembenahan dan peningkatan rumah betang Tumbang Gagu juga bertujuan untuk mendukung tekad pemerintah daerah menjadi daerah tujuan wisata. Infrastruktur jalan dan transportasi juga harus ditingkatkan agar wisatawan makin tertarik datang ke betang Tumbang Gagu.

Source https://kalteng.antaranews.com https://kalteng.antaranews.com/berita/271059/rumah-betang-tumbang-gagu-yang-dibangun-pada-1870-perlu-perbaikan
Comments
Loading...