Puncak Tebing Panaikang Birayya di Bulukumba

0 19

Puncak Tebing Panaikang Birayya

Pantai Panaikang Birayya terletak di desa darumbia, Bira Kec. Bonto Bahari kab. Bulukumba, 40 KM dari Kota Bulukumba. Tempat wisata ini resmi dibuka pada 22 – 2 – 2017 habiskan biaya 200 Juta. Awalnya hanya pondok yang dibangun  dijadikan tempat pembuatan jala, tapi pemilik pondok tersebut iseng iseng upload foto di facebook malah banyak warga berbondong-bondong datang untuk menikmati keindahan pantai ini sehingga dia membuka menjadikan objek wisata hingga hari ini.

Tebing Panaikang Birayya. Lokasinya berada di Desa Darubiah. Tempat ini juga cocok bagi perenang pemula karena kedalaman lautnya hanya sekitar 1,5 meter. Keindahan bawah lautnya terlihat dari permukaan air yang jernih. Tapi jika ingin melihat lebih dekat, aktivitas snorkeling pun bisa dilakukan karena arusnya tak begitu deras.

Setiap harinya 20-30 orang yang mengunjungi pantai ini, baik wisatawan lokal, Nasional maupun mancanegara. Biaya masuk dibadrol seharga Rp. 5.000 perkepala kalau parkiran cukup lumayan luas tarif mobil seharga Rp 5000 sedangkan roda 2 Rp 2000. Lokasi ini cukup strategis pasalnya pantai tebing Panaikang Birayya 1 KM sebelum masuk pantai Bira.

Menururut warga sekitar,  objek wisata ini penuh sejarah panjang, sebab lokasi ini tempat naiknya di daratan para shufi. Panaikang kata tempat naik, Konon katanya tempat ini tempat berlabuh 3 penyebar agama Islam di kabupaten Bulukumba dan tempat ini dijadikan berlabuh kapal pinhisi pada tahun 1980 an. Tapi saat ini kapal pinhisi tidak ada lagi tetapi persinggahan kapal takbut milik perusahaan seketika ombak tinggi karena pantai ini di himpit 2 tanjung yaitu tanjung solleng kasuso dan tanjung tonggayya.

Sepanjang pantai ini yang dikelilingi tebing tinggi menjulang menjadi saksi sejarah masuknya Islam di kab. Bulukumba, batu yang dipakai pengikat kapal masih menjulang tinggi di atas air laut. Ada hal yang unik di sepanjang pantai ini ada air tawar, konon katanya air ini tempat whudu para shufi, air ini bisa ditemui ketika air naik kalau pasang surut air tetap asing, tempat ini biasa dijadikan ritual pembersihan diri, baik keluarga yang telah meninggal maupun usai melaksanakan resepsi pernikahan.

Source https://radenmuhaswansyahrin.wordpress.com https://radenmuhaswansyahrin.wordpress.com/2017/12/26/tebing-panaikang-birayya-objek-wisata-baru-di-kab-bulukumba/
Comments
Loading...