Warning: unlink(/tmp/8f9281b76605c90a209de9b7304acd97-PpfKKb.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Pulau Turun Aban, di Bangka

0 95

Pantai Turun Aban

Pesona pantai di Bangka seakan tak ada habisnya. Di sisi timur pulau, ada Pantai Turun Aban yang cantik dan berhias batu granit berukuran besar. Mengisi liburan, Pulau Bangka sepertinya layak dimasukkan sebagai salah satu destinasi alternatif yang harus didatangi. Di pulau ini, terdapat begitu banyak objek wisata dengan berbagai jenis dan variasi, mulai dari pantai, pulau-pulau kecil, Danau Kaolin bekas tambang timah, wisata religi, kuliner, hingga jelajah perbukitan. Soal pantai di Pulau Bangka, rasanya memang seakan tak akan ada habisnya. Maklum, pantai di daerah ini seolah tak terhitung jumlahnya. Setiap sudut Pulau Bangka adalah potongan surga yang dilemparkan oleh Sang Maha Pencipta ke muka bumi, berupa taburan pasir putih lagi halus laksana terigu.

Potongan surga itu adalah pantai-pantai yang menawarkan pemandangan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Salah satu dari sekian banyak surga itu adalah Pantai Turun Aban, yangtampak cantik di timur Pulau Bangka. Pantai Turun Aban terletak di Kelurahan Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka (Induk), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Secara geografis, letaknya persis berada di antara Pantai Parai Tenggiri yang sudah dilengkapi dengan hotel dan resort, dan Pantai Matras yang tak lain adalah pantai terpanjang di Pulau Bangka. Di antara kedua pantai yang sudah terkenal lebih dulu ini, sebetulnya ada dua pantai yang tak kalah jelita, yakni Pantai Tanjung Kelayang dan Pantai Turun Aban Sendiri. Nah, Pantai Turun Aban berada di sisi selatan Pantai Tanjung Kelayang.

Dulu, Pantai Turun Aban terkenal dengan nama Pantai Teluk Limau. Seiring dengan papan nama pantai yang dibuat oleh sekelompok mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi ternama di Pulau Bangka yang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Turun Aban menjadi nama baru yang dikenal oleh wisatawan. Apapun namanya, yang jelas pantai ini menyajikan pemandangan menarik. Pantai diapit oleh tanjung dan tumpukan batu-batu granit raksasa yang menjorok ke arah Laut Cina Selatan. Sekilas, memang tidak ada hal yang terlampau istimewa di pantai yang sekarang mulai ramai oleh wisatawan ini. Turun Aban menyajikan pemandangan berupa pasir pantai putih yang berpadu dengan tumpukan batu granit yang menjulang tinggi.

Hanya saja, bila diperhatikan secara seksama, Pantai Turun Aban tentu memiliki ciri khasnya tersendiri. Salah satunya adalah tumpukan batu granit dengan sebatang pohon kecil di atasnya. Batu-batu bercorak legam ini berdiri gagah di tengah-tengah lekukan pantai yang lebih menyerupai teluk dalam ukuran mini ini. Hamparan pasir pantai di Pantai Turun Aban memang tidak terlampau panjang, apalagi bila dibandingkan dengan Pantai Matras di sisi utaranya. Sebagaimana deskripsi sebelumnya, pantai ini lebih menyerupai sebuah teluk dalam ukuran mini, yang selalu dijaga oleh gumpalan batu granit raksasa.

Sekalipun demikian, wisatawan tetap diminta untuk berhati-hati saat mandi, tidak terlena karena ombak tinggi bisa saja datang dengan tiba-tiba. Orangtua pun diminta untuk tetap selalu mengawasi anak-anak mereka yang bermain-main di pantai ini, demi keselamatan bersama. Apakah cukup hanya sampai di situ pesona Pantai Turun Aban? Tentu tidak.

Sekalipun kecil, bukan berarti wisatawan tidak leluasa menjelajahi pantai ini untuk mencari sisi lain Pantai Turun Aban. Cobalah naik ke bagian perbukitan yang membentuk tanjung di sebelah selatan pantai, maka wisatawan akan mendapatkan keindahan dari sisi lain, yakni Pantai Turun Aban dari ketinggian dengan batu granit khasnya yang seolah semakin mengecil. Selain itu, wisatawan juga bisa naik salah satu batu granit paling raksasa di sisi utara.

Source https://travel.detik.com https://travel.detik.com/dtravelers_stories/u-3135303/turun-aban-pantai-jelita-di-timur-pulau-bangka
Comments
Loading...