Pulau Sembilan, di Kalimantan Selatan

0 63

Pulau Sembilan

Dinamakan Pulau Sembilan karena kecamatan ini memiliki sembilan pulau, yaitu Marabatuan, Denauan, Payung-Payungan, Maradapan, Matasirih, Pemalikan, Labuan Barat, Kalambau dan Sarang. Akan tetapi hanya Marabatuan, Maradapan dan Matasirih yang berpenghuni. Secara administratif, kecamatan yang beribukotakan Marabatuan, Desa Tengah dan memiliki luas wilayah 476 km persegi ini dibagi menjadi lima desa, yaitu Labuan Barat, Teluk Sungai, Maradapan, Tengah, dan Tanjung Nyiur.

 

Akses utama menuju Pulau Sembilan adalah melalui kapal perintis yang berangkat dari Kotabaru menuju Pulau Marabatuan. Perlu waktu sekitar 8 hingga 10 jam, tapi waktu selama itu tidak akan membosankan karena sepanjang perjalanan kita akan disuguhi pemandangan laut yang menakjubkan. Karena Pulau Marabatuan tidak memiliki dermaga sandar untuk kapal besar, kapal perintis berhenti di tengah laut dan penumpang harus berganti ke kapal nelayan. Sayangnya, kapal perintis hanya berangkat dua kali dalam seminggu, dengan jadwal yang tidak tetap.

Selain dengan kapal perintis, alternatif lain adalah menumpang kapal nelayan dari Pagatan, Tanah Bumbu. Pilihan kedua ini bisa menghemat waktu karena selain lebih cepat, juga bisa hari apa pun. Akan tetapi karena kapal nelayan cukup kecil, keamanannya pun tidak sebaik dibanding kapal perintis, terutama jika ada gelombang besar. Sampai di Pulau Marabatuan, keramahan penduduk dan keceriaan anak-anak akan segera menyambut kita. Hal pertama yang harus dilakukan di sini adalah “mengetuk pintu” kepala desa, melaporkan maksud kedatangan kita ke sini. Dengan kepala desa, kita juga bisa berkonsultasi tentang di mana menginap (tidak ada hotel ataupun motel di sini).

Di pulau ini, kamu tidak boleh melewatkan pemandangan indah Pantai Biru, sebuah pantai dengan dominasi batu dan airnya yang begitu jernih, serta pemandangan laut biru yang menggoda. Pantai ini berada di ujung timur Pulau Marabatuan, maka menikmati matahari terbit di sini juga akan menerbitkan perasaan kagum dan syukur dalam diri kita. Selain itu, cobalah juga menaiki bukit yang ada di pulau ini. Lupakan waktu sejenak, karena pemandangan yang luar biasa akan berada di depan mata kita. Pemandangan yang tak bisa dilukiskan dengan kata-kata.

Banyak lagi tempat-tempat lain dengan pemandangan yang indah di pulau ini. Mari explore sepuas-puasnya. O iya, jangan lupa juga menikmati kepiting rajungan, karena pulau ini adalah “gudangnya” lauk nikmat tersebut. Kepiting rajungan bisa didapat dengan mudah dan murah di sini. Setelah explore habis Pulau Marabatuan, saatnya kita menapaki pulau-pulau lain di sekitarnya. Sekitar 30 menit dari Marabatuan, terdapat Pulau Payung-payungan, sebuah pulau kecil yang tak berpenghuni. Pulau ini didominasi oleh batu-batu besar yang tampak gagah. Selain itu, pemandangan bawah laut di sekitar Pulau Payung-payungan juga sangat indah dengan aneka terumbu karang, ikan, dan bintang laut.

Sebagai catatan, tidak ada tempat meminjam atau menyewa peralatan snorkeling dan diving di Pulau Sembilan, jadi kita harus membawanya sendiri. Puas di Pulau Payung-payungan, mari kita ke Pulau Denauan yang letaknya juga tidak jauh dari Pulau Marabatuan, sebuah pulau tak berpenghuni dengan pantai berbatu di sisi timur dan pantai pasir putih di sisi baratnya. Di pulau ini kita bisa memancing, snorkeling, juga menyaksikan penyu. Ya, merekalah penghuni pulai ini, penyu hijau dan penyu sisik. Tapi ingat, jangan selfie apalagi memegang para penyu tersebut, terutama saat mereka bertelur, karena hal tersebut akan sangat mengganggu mereka.

Luangkan waktu untuk menyaksikan sunset di pulau ini, dan kita akan merasa seperti raja karena hanya kita manusia yang ada di sini. Pulau lainnya di Kecamatan Pulau Sembilan yang tak boleh dilewatkan adalah Pulau Matasirih. Terumbu karang di sekitar pulau tersebut sangat menggoda untuk diexplore. Dengan tiga jam perjalanan dari Pulau Marabatuan, kita akan sampai di pulau ini. Gunakan anti nyamuk, karena nyamuk di pulau ini terkenal ganas. Tidak jauh dari Matasirih, terdapat Pulau Pemalikan. Semuanya lengkap di pulau ini: penyu, pantai putih yang indah, serta pemandangan bawah laut yang memukau.

Pulau ini akan benar-benar membunuh waktu kita! Baiklah. Itu tadi baru sedikit dari pesona-pesona yang ada di Pulau Sembilan, atau mari kita panggil dengan Sembilan Bidadari. Tentu masih banyak lagi tempat-tempat menarik di sini yang bisa menjadi destinasi wisata Kalsel yang membanggakan. Peran pemerintah dalam penyediaan akses yang lebih mudah dan murah, sarana dan prasarana, serta promosi dan informasi yang memadai tentunya akan sangat membantu demi meningkatkan potensi.

Pulau Sembilan sebagai destinasi wisata Kalsel yang menjanjikan. Selain itu, yang tak kalah penting adalah peran serta kita dalam menjaga dan melestarikan keindahan alam di Pulau Sembilan. Jangan meninggalkan sampah, jangan mengambil telur penyu, jangan mencoret-coret batu, jangan merusak terumbu karang, jangan merusak apapun. Jadilah pengunjung yang baik dan bertanggung jawab, jadilah masyarakat yang peduli.

Source http://triyulionosaputro.blogspot.com http://triyulionosaputro.blogspot.com/2015/12/pulau-sembilan-sembilan-bidadari-kalsel.html
Comments
Loading...