Pulau Pieh Padang Pariaman

0 215

Pulau Pieh Padang Pariaman

Taman Wisata Perairan (TWP) Pulau Pieh di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lokasi wisata pengamatan lumba-lumba seperti di Pantai Lovina, Bali, sehingga bisa menarik kunjungan wisatawan.

Hal itu menurutnya sebuah potensi besar untuk dikembangkan untuk memikat wisatawan baik nusantara maupun asing. Mereka bisa dibawa melihat aktivitas lumba-lumba yang berenang beriringan dan berlompatan di sekitar pulau.

Menurutnya potensi yang selama ini dikembangkan di TWP Pulau Pieh itu hanya wisata konservasi terumbu karang dan snorkling.

Namun ke depan dengan adanya kajian tentang potensi lumba-lumba, maka paket menyaksikan lumba-lumba pun akan ditawarkan pada wisatawan. Guna pengembangan kawasan Pulau Pieh menjadi kawasan bahari atraksi lumba-lumba itu, ia meminta masyarakat untuk tidak mengganggu ekosistem mamalia laut tersebut. Kepala Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional Pekanbaru, Yogi Yanuar menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap lumba-lumba di kawasan Pulau Pieh sejak 2016.

Selama itu potensi penemuan lumba-lumba cukup sering, dari 20 kali pengawasan hanya dua kali saja mereka tak menemukan keberdaan lumba-lumba. Kondisi itu ke depannya akan dikemas hingga menjadi peluang wisata yang cukup menjanjikan bagi dunia pariwisata Sumbar.

Upaya pengembangan wisata menyaksikan lumba-lumba tersebut juga harus didukung ketersediaan transportasi yang memadai, aman dan nyaman. TWP Pulau Pieh memiliki luas sekitar 39.900 hektare yang ditetapkan sebagai kawasan konservasi di bawah pengelolaan Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru. Kawasan Pulau Pieh ditujukan sebagai Taman Wisata Alam Laut berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. 070/kpts-II/2000.

Source https://sumbar.antaranews.com https://sumbar.antaranews.com/berita/233566/perairan-pulau-pieh-padang-pariaman-berpotensi-dikembangkan-jadi-wisata-pengamatan-lumba-lumba
Comments
Loading...