Pulau Mega Bengkulu: Pulau Persinggahan

0 97

Pulau Mega Bengkulu

Pulau Mega adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di samudra Hindia dan berbatasan dengan negara India. Pulau Mega ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah kabupaten Bengkulu Utara, provinsi Bengkulu. Pulau ini berada di sebelah barat dari kota Bengkulu dengan koordinat 4° 1′ 12″ LS, 101° 1′ 49″ BT dengan luas 5 Ha dan tidak berpenghuni, hanya sebagai tempat persinggahan para nelayan.

Informasi Umum :
Pulau Mega terletak di bagian barat Pulau Sumatera dan terletak di lepas pantai Samudera Indonesia. Pulau ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Mukomuko dan Provinsi Sumatera Barat. Pulau Mega merupakan pulau yang sangat kecil dengan luas sekitar 3,13 km2 dengan lebar pulau sekitar 1,5 Km dan bagian terpanjang sekitar 2 Km. Pulau yang tidak berpenghuni ini oleh penduduk/nelayan sekitar disebut juga Mego, yang artinya sangat jauh.

 

Aksesbilitas :
Untuk menuju Pulau Mega, perjalanan dapat dimulai dari Kota Bengkulu dengan menggunakan kendaraan roda empat menuju Bengkulu Utara, dilanjutkan dengan menyewa kapal motor berukuran sedang menuju Pulau Mega.

Karakteristik :
Pantai di Pulau Mega bertipe pasir berkarang yang mempunyai kedalaman antara 1-4 meter pada bagian tepi pulau dan ke arah luar pulau kedalamannya mencapai lebih dari 10 meter. Daratan pulau ini cukup landai dan ditumbuhi tanaman perdu, sehingga membuat pulau ini cukup rimbun. Pulau Mega mempunyai pantai berpasir yang memanjang dari bagian barat daya ke arah tenggara dengan daratan yang rendah di sepanjang pantai utara.

Jenis-jenis tumbuhan lain yang mudah dikenali adalah putat laut (Baringtonia Astica), waru (Hibiscus tiliaceus) dan kelapa (cocos nucifera). Vegetasi bawah cukup beragam jenisnya, antara lain pandan (Pandanus sp), pakis haji (Cycas Rumphi), kangkung laut (ipomoea pescaprae), bakung (Crinm Asiaticum), paku pandan (Asplenium nidus) dan dekap laut (Erythrina variagata). PERIKANAN Perairan di sekitar Pulau Mega kaya akan jenis ikan karang seperti ikan bendera, ikan kepe-kepe dan ikan sersan.

Ikan-ikan yang biasanya tertangkap oleh nelayan yang menggunakan pukat cincin adalah dari jenis ikan konsumsi seperti ikan tongkol (Eutynnus sp), ikan kembung (Rastrelliger sp), ikan tenggiri (Scomberromerus sp), ikan layang (Decaterus sp), ikan kerapu (Ephinephelus sp) dan ikan sotong (Sepia sp). Biota laut lain yang dapat dijumpai adalah bintang laut biru (Linchia laevigata), bulu babi (Diadema sp) dan beberapa jenis kerang-kerangan. Jenis moluska langka yang juga dapat ditemukan antara lain siput mata lembu (turbo marmoratus), triton terompet (Charonia tritonis) dan lola (Trochus niloticus). Hamparan rumput laut (sea grass) membentang sangat sedikit dan didominasi oleh Thalassia sp dan Enhalus sp.

Source https://herydotus.wordpress.com https://herydotus.wordpress.com/2012/03/20/pulau-mega-bengkulu-pulau-persinggahan/
Comments
Loading...