Pulau Mapur Wisata Eksotis Snorkeling and Scuba Diving

0 60

Pulau Mapur

Pulau Mapur adalah salah satu pulau di Provinsi Kepulauan Riau, tepatnya berada di Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan. Kira-kira berjarak sekitar  23 km dari Kota Tanjung Pinang di Pulau Bintan kabupaten Provinsi Kepulauan Riau Indonesia (KEPRI).  Pulau Mapur berada dalam kawasan Desa Mapur yang memiliki Luas daratan di perkirakan sekitar 44 Km2, sedangkan  luas lautan sekitar kurang lebih 442 Km2.
Berdasarkan data kependudukan Desa Mapur terdapat 13 Pulau yang menjadi bagian administrativ Desa Mapur, sebelas Pulau diataranya masih kosong alias tidak berpenghuni seperti: pulau air, pulau jeraha, pulau gego, pulau bayan , pulau putang, pulau busung dallas, pulau busung teba, pulau melibun, pulau sentut, pulau larang, pulau ledang, dan dua pulau berpenghuni diantaranya Pulau Merapas dan Pulau Mapur.
Pulau Mapur dengan pulau pulau di sekitanya ini menyimpan segudang panorama alam yang sangat indah. Sepanjang pesisir pantai pulau Mapur kita akan di suguhkan pada gugusan bebatuan yang kokoh dan pantai yang bersih. Keindahan pantai di Pulau Mapur tidak kalah indahnya dengan pantai lainnya. Pasir pantai yang begitu lembut dan lingkungannya yang bersih membuat pengunjung tertarik untuk datang ke pantai untuk beristirahat atau bersantai.
Panorama alam bawah laut yang elok di sekitar Pulau Mapur sudah sejak lama menyedot perhatian wisatawan, terutama bagi para Snorkeling and Scuba Diving. Tak heran kalau di waktu-waktu tertentu, perairan Mapur dan sekitarnya banyak dikunjungi turis asing. Wisatawan luar negeri dari resort resort di daerah trikora Pulau Bintan kerab ditawarkan  paket wisata  diving, snorkeling atau memancing di sekitaran perairan pulau Mapur,
Sekitar tahun 90an saja di Pulau Mapur ini sudah tersedia fasilitas penginapan yaitu sebuah resort yang bernama Batuta Resort yang di kelola oleh investor dari Singapure menjadi tempat yang sering di kunjungi oleh para wisatawan. Batuta Resort seperti surga kecil Tidak besar sangat sederhana bangun arsitektur bergaya seperti kelong, namun sayang karena sebab yang tidak di ketahui resort tersebut saat ini tidak beroperasi lagi.

Menurut masyarakat di sana pulau Mapur ini di Huni sejak lebih kurang Tahun 1960 mulanya ada 2 rumah saja pada awalnya dan sampai saat ini ada 240 an KK yang tinggal mayoritas adalah Nelayan. Kehidupan yang dinamis, rukun dan harmonis masyarakat setempat begitu hangat terasa. senyuman anak anak yang bermain kelereng dan juga kaum Bapak Bapak yang sedang asyik mempersiapkan “bubu” (alat untuk menangkap ikan).

Source https://halamankepri.blogspot.com https://halamankepri.blogspot.com/2016/12/pulau-mapur-wisata-eksotis-snorkeling.html
Comments
Loading...