Pulau Kaledupa, Wakatobi

0 68

Pulau Kaledupa

Kaledupa, nama sebuah pulau yang berada di gugusan kepulauan Tukang Besi wilayah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Tak banyak yang tahu tentang keunikan yang terdapat di pulau Kaledupa ini. Pulau Kaledupa terletak di sebelah selatan dari pulau Wangi-wangi, di sebelah utara dari pulau Tomia dan di sebelah barat dari pulau Hoga. Melihat lokasinya yang berada di antara gugusan kepulauan di Indonesia, mungkin kalian mulai membayangkan keindahan alamnya.

Memang benar pemandangan yang terdapat di pulau ini sangatlah indah. Terutama keindahan bahari dengan jutaan populasi biota laut didalamnya. Kaledupa memang masih asing di telinga masyarakat, namun jika mendengar kata Wakatobi semua orang pasti langsung terbayang keindahan baharinya. Kaledupa hanyalah bagian kecil dari gugusan pulau yang berada di Wakatobi. Berikut inilah bukti nyata keindahan alam pulau Kaledupa.

Kaledupa Surga Nyata Biota Laut

Kaledupa mulai dikenal karena keindahan bahari dan kekayaan biota lautnya. Bahkan beberapa orang memberinya julukan sebagai Surga Nyata di Bawah Laut. Tak sembarang memberi julukan, faktanya memang di pulau Kaledupa inilah keindahan bawah lautnya mampu menghipnotis siapapun yang bertandang ke pulau ini.

Ekosistem dan populasi biota laut di dasar laut pulau ini sangat melimpah. Terumbu karangnya yang masih terjaga, menjadi habitat ikan-ikan lucu yang tinggal di dasar laut pulau Kaledupa. Jangan kaget jika datang ke pulau ini, kalian disambut oleh barisan warna-warni dari bunga laut yang menghiasi pantai.

Tradisi Budaya Di Pulau Kaledupa

Tak hanya kekayaan bahari dan biota laut yang dimiliki oleh pulau Kaledupa. Masyarakat pulau Kaledupa memiliki budaya dan tradisi yang unik, seperti cara mereka bercocok tanam, melaut hingga membuat kerajinan tangan. Tradisi masyarakat pulau Kaledupa dalam melaut akan mengajarkan kepada kalian tentang bagaimana manusia tetap bisa bersahabat dengan alam. Seperti menangkap ikan dengan cara yang sangat tradisional.

Menangkap ikan secara tradisional ini menjadi sebuah hal yang turun temurun dilakukan oleh masyarakat pulau Kaledupa. Bagi masyarakat pulau Kaledupa, apa yang telah diajarkan dan diwariskan oleh para leluhur harus tetap dijaga sebagai pedoman hidup. Oleh karena itu tak heran masyarakat pulau Kaledupa pun sangat mencintai budaya yang diwariskan leluhurnya terdahulu.

Tari Lariangi Khas Pulau Kaledupa

Tari lariangi adalah salah satu budaya khas dari masyarakat pulau Kaledupa. Tarian ini adalah tarian klasik yang sejak dulu sudah dilakukan oleh masyarakat pulau Kaledupa. Tari Lariangi di iringi oleh syair-syair yang dinyanyikan langsung oleh raja di istana pada masa kerajaan dahulu kala. Syair tersebut berisi tentang nasehat, sejarah dan ramalan. Tari Lariangi dimainkan oleh 12 orang penari yang dimana dari 12 orang tersebut melambangkan 12 bangsa yang ada di dunia.

Benteng Togo dan Masjid Tua di Pulau Kaledupa

Ada beberapa benteng yang terdapat di pualu Kaledupa, salah satunya adalah benteng togo atau benteng Ollo. Benteng Ollo adalah salah satu situs sejarah yang sampai saat ini masih dijaga oleh masyarakat setempat. Benteng Ollo berada tepat di Desa Buranga, Kecamatan Kaledupa. Benteng ini dahulunya bukanlah tempat yang digunakan untuk berlindung dari musuh seperti fungsi benteng lainnya. Selain itu terdapat sebuah Masjid Tua yang dipercaya oleh masyarakat sebagai perwujudan dari badan seorang ibu, yang tidak boleh melaksanakan sholat di masjid. Jarak antara benteng dan Masjid Tua sekitar 4 Km, atau sekitar 15 menit dari benteng Ollo menuju Masjid Tua.

Akses Menuju Ke Pulau Kaledupa

Untuk ke pulau Kaledupa kalian dapat menempuh perjalanan menggunakan speed boat dari pulau Wanci maupun pulau Tomia. Dari Pulau Wanci ke Kaledupa kalian harus menempuh perjalanan selama 1 jam lamanya menggunakan speedboat dan 2 jam menggunakan kapal kayu. Aksesibilitas menuju pulau-pulau yang berada di kabupaten Wakatobi ini memang sulit dicapai. Apalagi jika kalian datang saat gelombang sangat besar, disarankan bagi kalian yang ingin berlibur ke pulau ini, datanglah di bulan September-November karena pada saat inilah kondisi laut di kepulauan ini tenang dan nyaman untuk dilalui.

Source https://blog.reservasi.com https://blog.reservasi.com/pulau-kaledupa/
Comments
Loading...