Pulau Indo : Keindahan Alam Dengan Sejuta Pesona Pulau Muna

0 56

Pulau Indo

Pulau Indo adalah Pulau kecil dengan ukuran 350 m x 75 m. Pulau indo terletak pada gugusan kepulauan tiworo, sebelah barat pulau muna,Sulawesi Tenggara. Koordinat GPS : -4° 40′ 52.10″ S 122° 25′ 50.20″ E . Kini Pulau yang eksotis ini sah menjadi milik Kabupaten Muna Barat setelah pisah dengan Muna (Kabupaten Induk). Pasir putih bukan satu-satunya mutiara indah yang dimiliki pulau tanpa penghuni ini, tapi panorama alam berupa hutan pinus, pohon nyiur yang menjulang dengan tangkai daun yang terhempas searah hembusan angin sangat memukau.

Begitu juga dengan pesona ombaknya benar-benar mikat tak tertara hingga kita merasa sedang menyelami kolam surga. Kenikmatan ini melenyapkan rasa gundah tatkala jiwa resah ditengah kebisingan ruang sosial yang tak harmonis. Sederet vila dan gasebo berdiri kokoh tanpa dinding itu menjadi sarana untuk merenggangkan badan saat rehat bermain ombak dan pasir putih. Hingga menjelang petang, pandangan disuguhkan dengan eksotisme sunset yang membuat jiwa damai sentosa. Benar-benar kita merasakan kebahagiaan yang paripurna kawan.

Negeri maritim (Indonesia) dengan sejuta pesona ini menjadi isyarat bagi kita untuk menabur rasa cinta terhadap lingkungan. Panorama alam yang membentang di sepanjang Nusantara ini adalah nikmat dan anugrah Tuhan Yang Esa yang wajib disyukuri, menjaga dan melestarikannya. Alam bisa menjadi murkah tatkala kita bertindak kasar, merusaki pohon, menambang pasir tampa etika, merusaki karang dan biota laut lainya dengan ganas. Ini perilaku tak beradab hanya karena provit. Bumi ini harus diselamatkan dengan sentuhan tangan yang lembut-selembut telapak tangan wanita. Jika tidak, maka kita bakal ditelan bumi satu-satu bahkan negeri dengan sejuta pulau ini enggan dikunjungi para peselancar dari negeri sebelah.

Pulau Indo salah satunya. Entah mengapa; nyaris tak menemukan kata lagi untuk melukiskan indahnya pulau ini. Kendati belum didukung dengan infrastrur yang memadai, setidaknya kita tidak begitu sulit untuk menjangkau pulau di perairan yang menjadi lintasan Takabonerate Pulau Selayar Sulawesi Selatan ini. Muna Barat yang baru mekar kurang lebih 2 tahun lalu kini menjadi salah satu daerah tujuan wisata. Pemerintah daerah yang kini di pimpin oleh Laode Muhammad Rajiun Tumada mulai membenahi infrastruktur pendukungnya. Setumpuh harapan yang diamanatakan kepada sang PELOPOR itu segera menyulap daerah ini menjadi daerah sejuta potensi.

Ia telah memulainya dengan meresmikan Bandar Udara Sugimanuru sebagai lalulitas udara. Suatu keberpihakan yang dapat menggerakkan perekonomian daerah, bahkan memudahkan wisatawan mancanegara, dalam negeri dan regional untuk mengunjungi wisata bahari Pulau Indo dan sejumlah wisata lainya. Tunggu apalagi kawan-mari bersama menikmati panorama alam nan indah ini dengan aneka kuliner laut dan kuliner tradisional khas Muna Barat yang menggugah selera. Bagi anda penjelajah wisata regional, anda bisa menggunakan transportasi udara dan darat.

Demikian Ilustrasi perjalanan udara anda menuju Pulau Indo. Anda star dari daerah asalnya transit di Bandara Udara Sultan Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan. Dari bandara Sultan Hasanuddin lalu terbang menuju Bandara Sugimanuru Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara dengan jarak tempuh kurang lebih 45 menit. Jika anda star dari Kendari, ada 3 pilihan transportasi yakni tarnsportasi udara dari Bandara Haluoleo langsung mendarat ke Bandara Sugimanuru dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit. Bisa juga lewat kapal cepat viber dari pelabuhan Kendari menuju pelabuahn Raha kab. Muna selama 3 jam berlayar. Lalau naik angkutan umum menuju Tondasi (Muha Barat) selama 3 jam.

Pelabuhan Torobulu Kabupaten Konawe Selatan berlayar selama 3 jam menuju Pelabuhan Tampo. Dari Tampo, anda menggunakan angkutan umum menuju Tondasi dengan jarak tempuh kurang lebih 3 jam. Khsus rute Tampo-Tondasi, anda bisa memilih dua rute yaitu bisa menempuh jalur Lambiku langsung di Tajung Pinang Muna Barat dan jalur Tampo Raha lalu pindah ke angkutan umum Raha-Kabara langsung Tondasi. Rute ini sedikit lebih jauh dan lama dibandingkan dengan rute Lambiku. Dari Tondasi atau pun Tanjung Pinang, wistawan akan menyebrang ke Pulau Indo dengan menggunakan perahu nelayan dan kapal viber dengan jarak tempuh 20 sampai 30 menit. Dan bagi wisatawan asing dapat terbang dari Negaranya menuju Bandar Udara Soekarno-Hatta Jakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin lalu ke Bandara Sugimanuru.

Source http://arulode.blogspot.com http://arulode.blogspot.com/2017/07/pulau-indo-dengan-sejuta-pesona_13.html
Comments
Loading...