Pulau Cinta di Kalimantan Selatan

0 62

Pulau Cinta

Pulau Cinta yang memiliki luas sekitar 500 h terletak di Desa. Teluk Aru, Kec. Pulau Laut Kepulauan, Kab. Kotabaru, Prov. Kalimantan Selatan. Pulau ini tak berpenghuni dan tak memiliki pantai. Di dalamnya hanya terdapat pepohanan rindang dan bebatuan besar. Meski demikian, pulau ini tetap mampu menarik hati para wisatawan, terlebih bagi mereka yang tengah kasmaran.

Namun, tak jauh dari situ, terdapat sebuah tempat berpenghuni bernama Teluk Aru. Tempat tersebut dihuni oleh suku Bugis dan Mandar. Di Teluk Aru ini ada sebuah ritual atau adat unik yaitu ritual tentang jodoh bernama Malasuang Manu.

Wisata yang satu ini memang terkenal dengan keromantisannya, tak heran bila tempat ini kerap dijadikan destinasi bagi mereka yang ingin memadu kasih. Bagaimana tidak, lokasinya memang indah, memesona dan membuat hati damai. Penasaran seperti apa keindahannya? Yuk simak ulasannya sama-sama, khususnya buat kamu yang tengah dilanda bunga-bunga asmara.

Asal Usul Pulau Cinta

Jadi dinamakan pulau Cinta karena pulau ini sering dimanfaatkan penduduk setempat untuk mencari cinta. Bahkan tempat ini juga kerap dijadikan tempat riitual untuk mengukuhkan jodoh bagi mereka yang sedang memadu cinta, ritual tersebut dikenal dengan nama Malasuang Manu. Ritual Malasuang Manu ini sudah menjadi adat dari masa ke masa.

Ritual Malasuang Manu diwajibkan bagi mereka yang ingin atau sudah mendapatkan jodoh atau pasangan. Bagi mereka yang sudah mendapatkan pasangan, biasanya mereka berikrar akan tetap saling mencinta dan saling setia sampai mati. Bagi yang ingin mendapatkan pasangan, mereka memita agar dimudahkan jodohnya. Ritual tersebut biasanya dilakukan di sebuah batu bernama Batu Jodoh yang terletak Kecamatan Pulau Laut Selatan, Teluk Aru.

Setelah ikrar diucapkan, dilanjutkkan dengan melepaskan sepasang ayam (jantan dan betina) di Pulau Cinta, sekitar 30 menit saja dari Teluk Aru. Setelah melepaskan sepasang ayam jantan dan dilanjutkan lagi dengan menggelar ritual mengikatkan sebuah tali bisa berupa akar pohon, palstik rafia atau pita warna-warni di ranting dan dahan pohon yang tumbuh di permukaan batu-batu besar.

Bila setelah menggelar ritual tersebut keinginannya tercapai, mereka akan melakukan syukuran dengan kembali menyambangi Pulau Cinta menggunakan perahu yang sudah dihiasi kain maupun kertas berwarna-warni. Dalam selamatan tersebut, biasanya mereka akan menyajikan menu-menu makanan khusus beberapa diantaranya yaitu sanggar (pisang goreng) dan minuman teh panas. Setelah sampai di pulau Cinta, mereka akan melepas kembali tali yang dulu pernah dikaitkan pada ranting , untuk kemudian disimpan sebagai bukti bahwa keinginannya sudah dikabulkan oleh Sang Maha Pencipta, dan berharap semoga menjadi pasangan yang samawa (sakinah, mawaddah wa rohmah).

Fasilitas di Pulau Cinta

Fasilitas yang terdapat di Pulau Cinta belum terlalu lengkap, hanya teradapat bebrapa warung kecil yang menyediakan cemilan-cemilan ringan.Jadi sebaikanya bawa perbekalan makanan yang cukup dari rumah jika ingin berkunjung kesini. Dan bagi yang ingin menginap, disini belum ada tempat menginap. Tapi buat kamu yang suka camping, kamu bisa mendirikan tenda. Seperti ini pulau ini memang disediakan untuk mereka yang menyukai camping.

Akses menuju Pulau Cinta

Buat kamu yang tertarik mengunjungi tempat ini, kamu bisa melalui jalur darat. Kalau kamu dari Banjarmasin, kamu bisa menggunakan bus dari Terminal Induk km 6 menuju Terminal Stagen Kotabaru, tarif Rp120.000/orang. Buat kamu yang ingin menggunakaan jalur udara, kamu bisa menggunakan pesawat terbang dari Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarbaru menuju Bandar Udara Stagen Kotabaru. Harga tiket sekitar Rp 400.000 sampai Rp 600.000 per orang.

Setelah tiba, kamu langsung menuju Lontar menggunakan angkutan kota, dilanjutkan dengan menyebrang ke Tanjung Kunyit dengan memanfaatkan kapal kapal nelayan, tarif Rp 150.000/10 orang. Dari Tanjung Kunyit lanjutkan perjalanan kamu menuju Teluk Aru. Dari teluk Aru langsung meluncur menggunakan kapal ke Pulau Cinta dengan tarif Rp175.000.

 

Source http://blog.tukangjalan.com http://blog.tukangjalan.com/hello-travelers-jangan-ngaku-petualang-sejati-kalau-belum-ke-pulau-cinta-di-kalimantan-selatan-ini.html
Comments
Loading...