Pesona Pulo Aceh, Pulau Perawan di Ujung Barat Indonesia

0 58

Pulo Aceh

Pulo Aceh ini merupakan pulau cantik di Aceh Besar yang punya sejuta pesona. Untuk berkunjung ke Pulo Aceh, traveler dapat menyeberang dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh dengan menggunakan KM Papuyu. Perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 jam. Biayanya pun tergolong sangat murah yaitu sekitar Rp 18.000. Selama di kapal, pelancong dapat duduk manis menikmati keindahan pulau-pulau yang dilewati.

   

Setelah menempuh perjalanan laut, rombongan dari Banda Aceh akhirnya tiba di Pelabuhan Lamteng, Kemukiman Pulo Nasi, Kecamatan Pulo Aceh. Pelabuhan di sana diapit pulau-pulau kecil dan pegunungan yang menjulang tinggi. Dari sebelah kiri kapal, pelancong dapat melongok beberapa pulau kecil nan indah yang terletak berdekatan. Sementara di sebelah kanan kapal, pegunungan membentang luas. Bisa dibilang, pesona gerbang masuk Pulo Aceh ini adalah Raja Ampatnya Aceh.

Sebelum kapal merapat untuk bersandar, sebuah kapal nelayan tiba-tiba mendekat. Di atasnya, terdapat sejumlah anak-anak duduk dengan rapi. Anak-anak Pulo ini sudah bersiap-siap untuk menyambut kedatangan para tamu dari Banda Aceh. Mereka menampilkan tarian Likok Pulo dari atas kapal yang berjalan pelan. Pertunjukan tarian penyambutan berlangsung sekitar 10 menit. Para pelancong naik ke lantai paling atas KM Papuyu dan mengabadikan momen tersebut dengan menggunakan telepon seluler. Kehadiran kapal nelayan di atas ombak nan tenang serta air jernih ini membuat mata semakin meleleh.

Di salah satu sudut pelabuhan, beberapa kapal nelayan berdiri rapi. Untuk menikmati lanscape keindahan pintu masuk Pulo Aceh secara utuh, traveler dapat berjalan sekitar satu kilometer dari pelabuhan. Dari atas ketinggian, pulau-pulau kecil terlihat jelas dan air laut terdapat dua warna. Pulo Aceh yang terletak di daerah terluar Kabupaten Aceh Besar ini memiliki sejumlah Pulau. Namun cuma dua pulau yang berpenghuni yaitu Pulo Breuh dan Pulo Nasi. Untuk menuju ke dua pulau tersebut juga harus ditempuh dari lokasi terpisah.

Jika berangkat dari Banda Aceh, untuk menyeberang ke Pulo Nasi ada dua alternatif pilihan. Pertama dengan menggunakan kapal nelayan yang biasa mengangkut warga serta berbagai kebutuhan masyarakat di sana. Untuk opsi ini, kapal bersandar di dekat jembatan masuk ke Pelabuhan Ulee Lheue dan mengangkut warga setiap hari. Sementara opsi kedua yaitu dengan menggunakan KM Papuyu yang berangkat dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Masing-masing opsi ini punya sensasi tersendiri.

Source https://travel.detik.com https://travel.detik.com/domestic-destination/d-3573487/pesona-pulo-aceh-pulau-perawan-di-ujung-barat-indonesia
Comments
Loading...