Pentas Padaling, Wisata Budaya Mamasa Sulawesi Barat

0 42

Pentas Padaling

Padaling adalah sejenis Gamelan berbentuk bundar melengkung dan ditengah ada puting yang ditimpal kalau dibunyikan. Padaling memiliki suara yang merdu dan menggema memiliki ciri khas suara gaungnya panjang memenuhi kampung bila ditimpal/dipukul. Padaling adalah sebuah alat komunikasi non verbal atau simbol yang identik dengan upacara kematian atau rambu solo untuk golongan orang kaya, bangsawan atau orang terpandang Di Bumi Kondosapata MAMASA.

Dalam kepercayaan masyarakat Mamasa (Suku Toraja), Padaling tidak bisa sembarang dibunyikan. Hanya orang tertentu saja yang bisa dibunyikan padaling kalau meninggal dunia.Biasanya, masyarakat sudah tau kalau padaling berbunyi, berarti ada sang tokoh telah meninggal dunia dan akan disimpan dan dipestakan satu tahun atau beberapa tahun kemudian setelah meninggal dunia. Ketika tiba saatnya sang tokoh untuk DIMAKAMKAN akan dipestakan, selama satu minggu, ” padaling” akan terus berbunyi setiap hari di rumah duka.

Selain terus dibunyikan di rumah duka, biasanya padaling juga digunakan untuk menjemput tamu yg datang membawa kerbau atau babi. Sebelum iring iringan tamu yg membawa kerbau dan babi masuk kampung, menuju rumah duka, maka akan dijemput dgn padaling di batas kampung. Walaupun pementasannya hanya ketika terjadi kematian, ternyata Pentas Padaling mampu menarik para wisatawan baik dari dalam negeri maupun Luar Negeri. Terlihat dari setiap puncak perayaan terdapat ratusan bahkan ribuan orang yang datang menyaksikan acara tersebut. Tertarik untuk menyaksikan.

Source https://www.wisataoky.com https://www.wisataoky.com/2018/01/10-tempat-liburan-wisata-terbaik-di.html
Comments
Loading...