Pengalaman Wisata Ekslusif di Ubud ini Patut Dicoba oleh Travelers

0 158

Kuta lagi…Seminyak lagi… Kintamani lagi

Rasanya sangat standar jika melancong ke Bali hanya berkisar di wilayah-wilayah populer tersebut. Sebagai travelers yang pernah melancong ke Bali, referensi kalian dapat dikatakan masih minim.

Ada banyak wilayah-wilayah indah di Bali yang masih bisa kalian untuk eksplor lebih lanjut, Ubud misalnya. Meskipun terletak di salah satu desa di Kabupaten Gianyar, Ubud menjadi destinasi terbaik yang bisa travelers nikmati sesaat melancong di Bali. Selain sebagai wilayah desa wisata, keekslusifan yang ditawarkan merupakan kelebihannya.

Keekslusifan Ubud dapat ditinjau dari banyak hal mulai dari sisi lokasi hingga akomodasi wisata yang ditawarkan. Dari sisi wilayah yang benar-benar menawarkan nuansa privat dan tenang di dalam area yang budayanya masih kental, Ubud paling diincar sebagai tempat tinggal oleh masyarakat luar negeri. Tidak heran sejumlah rumah dijual di Bali yang terletak disana selalu diburu oleh beragam masyarakat luar negeri. Melihat banyaknya pemburu rumah dijual di Bali khususnya di Ubud, harga rumah dijual di Bali disana pun meningkat sangat tinggi. Berdasarkan Lamudi.co.id, harga rumah dijual di Bali termurah pada wilayah yang kental budayanya tersebut dibanderol tidak tanggung-tanggung di angka 1 milyar rupiah.

Dari sisi wisata, Ubud yang menawarkan kekayaan budaya otentik  menjadi opsi destinasi wisata budaya utama di Bali. Selain budaya, Ubud juga menawarkan beragam pilihan wisata belanja dan kuliner untuk para travelers yang memilih opsi wisata tersebut. Jika travelers berniat untuk kesana dan melihat referensi wisata di internet, travelers tentu akan ditawarkan pengalaman-pengalaman wisata yang biasanya dilakukan.

Padahal masih banyak pengalaman yang akan membedakan travelers sekalian dengan yang bisa didapatkan di Ubud. Misalnya dengan menikmati tinggal di kediaman raja atau merasakan nuansa terbaik di Ubud di kala musim hujan.

Menginap di Istana

Keeksklusifan Ubud dari sisi akomodasi mungkin paling sering terdengar dikalangan para pelancong. Rumah dijual di Bali di kawasan Ubud saja ditawarkan dengan banderolan harga yang besar, apalagi jika berbicara hanya sekedar sektor sewa akomodasi. Rata-rata penginapan sekelas villa dan resort kelas reguler dibanderol dengan harga sewa per malam yang fantastis disana. Apalagi jika berbicara dari kelas ekslusif.

Nuansa keekslusifan di Ubud sebenarnya tidak terbatas hanya dengan menginap di penginapan-penginapan tersebut, masih ada sebuah hal yang diklaim sebagai keekslusifan untuk travelers yang bisa dapatkan. Hal apakah itu? Yakni menginap di Istana atau Puri.

Travelers pasti bertanya-tanya, mana ada kediaman kerajaan yang disewakan untuk para pelancong umum? Apalagi nama Ubud yang masih kental dengan budaya kerajaannya. Pada kenyataannya, justru di Ubud-lah salah satu wilayah utama di Bali yang menyediakan tipe akomodasi tersebut.

Ada banyak puri yang terdapat di Ubud, namun hanya beberapa yang menyediakan jasa akomodasi untuk para pelancong. Sebut saja dua nama seperti Puri Saraswati (Hotel Saraswati) atau Puri Anyar Heritage (cikal bakal homestay di Ubud). Keduanya merupakan gugus istana dari kerajaan Ubud di Puri Saren Ubud yang memiliki peran-peran tertentu di zaman dahulu. Pengelolaannya pun hingga saat ini masih dipegang oleh keturunan kerajaan Ubud.

Pada dasarnya, akomodasi penginapan yang disediakan berbentuk bungalow-bungalow seperti kebanyakan resort/hotel di Ubud. Hanya saja, travellers akan mendapatkan pengalaman dan nuansa yang super eklusif dengan pelayanan kelas kerajaan yang tidak bisa didapatkan sekalipun menyewa hunian kelas atas.

Menikmati Nuansa Ubud di Musim Hujan

Meskipun liburan di Bali dapat dilakukan kapan saja di sepanjang bulan, namun bukan berarti nikmat-nikmat saja dalam saat melancong di Bali. Misalnya saja pada musim hujan. Tentu sangat menyebalkan ketika travellers ingin menikmati beberapa destinasi wisata di sana.

Tapi itu tidak berarti di Ubud. Mengapa? Karena nuansa yang didapatkan saat musim hujan di Ubud dapat dikatakan sangat berbeda dengan wilayah lainnya.

Berdasarkan survei yang dilangsungkan oleh pada event Ubud Royal Weekend 2016, alasan utama para wisatawan mancanegara datang ke Ubud adalah menikmati hujan disana. Mungkin terlihat agak aneh.

Namun, pada kenyataan memang menikmati Ubud di kala hujan memberikan nuansa yang sangat berbeda. Apalagi waktu menikmatinya disaat sore hari, travellers akan menikmati kesejukan area Ubud yang diselimuti kabut tipis yang dipadukan dengan nuansa kekentalan budayanya. Coba saja nikmati hujan dengan berdiam diri di cafe atau coffee shop.

Comments
Loading...