Warning: unlink(/tmp/5914058945c6f253f68cbf38062a4c44-123SCh.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Pemandian Air Panas Semolon Malinau

0 60

Pemandian Air Panas Semolon

Semolon Hot Waterfall menjadi tempat wisata yang banyak di datangi pengunjung dalam sepekan terakhir  pasca Lebaran kemarin. Hampir setiap hari sejak hari pertama usai Lebaran, Air terjun Sungai Sentaban yang berlokasi di Desa Sentaban Kecamatan Malinau Barat dan Semolon Hot Waterfall yang berada di Desa Setulang Kecamatan Malinau Selatan Hilir menerima ratusan pengunjung. Tidak hanya dari Malinau, pengunjung juga datang dari sebagian wilayah KTT dan Nunukan, Mensalong-Lumbis dan sekitarnya.

   

Dibandingkan dengan hari-hari biasa atau hari libur biasa, pada musim libur usai hari raya seperti Lebaran, pengunjung yang datang tempat wisata tersebut meningkat cukup banyak. Jika hari libur biasa hanya belasan atau puluhan, pada saat libur pasca hari raya pengunjung mencapai ratusan setiap hari. Air terjun Sungai Sentaban misalnya setiap hari sejak hari pertama setelah Lebaran terus  dipenuhi pengunjung mulai pagi hingga sore. Apalagi jarak lokasi ini terbilang dekat dari pusat kota. Mereka datang ke sana untuk mandi-mandi dan makan bersama keluarga.

Demikian juga dengan Semolon Hot Waterfall yang jaraknya lebih jauh dibandingkan dengan Sentaban. “Tiap hari ramai terus, mulai pagi hingga sore,” kata Patriskiting, sesepuh masyarakat Kampung Rajuk yang berada di lintasan menuju Semolon. Menurut Patriskiting dan sejumlah pengunjung yang terbiasa datang ke lokasi tersebut, musim libur hari raya tahun ini, jumlah pengunjung yang datang puluhan bahkan ratusan kali lipat dibandingkan dengan hari libur biasa.

Bukan seratus persen lagi, ratusan persen. Mungkin 1000 persen,” terang Christ, warga Malinau Kota, yang selama sepekan terakhir 2 kali datang ke Semolong bersama keluarga dan rekan kerja. Demikian juga ke pemandian Sungai Sentaban. “Kalau dihitung sejak hari pertama sampai sekarang mungkin sudah puluhan ribu,” tambah Agustinus, warga Kecamatan Mentarang yang sehari-hari bekerja di kantor Pemda Malinau, Minggu akhir pekan kemarin.

Beruntung selama sepekan musim libur hari raya cuaca sangat bersahabat. Tidak seperti pekan-pekan sebelumnya yang terus menerus diguyur hujan sehingga dapat menyulitkan akses terutama menuju Semolon. Pada musim kemarau akses ke Semolon yang saat ini masih berupa jalan agregat dan  tanah bisa dilalui oleh kendaraan jenis apa pun. Termasuk oleh kendaraan bermotor. “Mudah-mudahan bisa segera diaspal,” imbuh Patriskiting mewakili masyarakat Kampung Rajuk termasuk masyarakat, pengunjung tempat wisata Malinau dikenal sebagai tempat pemandian air panas alamnya.

Dibandingkan dengan Sentaban, Semolon Hot Waterfall memiliki daya tarik yang jauh lebih memikat. Tempat wisata ini bahkan sudah dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan. Panorama serta pesona alam tempat wisata ini sudah banyak dipampang dalam berbagai media sebagai bentuk promosi daerah. Di kawasan ini, pengunjung bisa bercengkrama dengan suasana alam dan hutan yang masih perawan, menikmati hutan yang menjadi sumber air panas yang dipercayai dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Di Semolon ini pula pengunjung bisa menikmati pesona air terjun 7 undak yang menjadi ikon Semolon. Untuk memberikan kenyamanan, di Semolon pemerintah sudah membangun sejumlah fasilitas. Antara lain kolam renang/pemandian air panas, cotez, pondok penginapan dan sejumlah penunjang lainnya. Akses jalan menuju ke sana pun sudah cukup baik untuk dilalui dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Source http://billicaesar-ronaldomh.blogspot.com/ http://billicaesar-ronaldomh.blogspot.com/
Comments
Loading...