Pantai Katembe, Surga Tersembunyi di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara

0 142

Pantai Katembe

Pantai Katembe mungkin tidak asing bagi masyarakat Buton, Sulawesi Tenggara. Pantai Katembe memang tepatnya terletak di Desa Madongka, Buton tengah, Sulawesi tenggara. Pantai yang menawarkan keindahan alam yang tidak ada habisnya ini merupakan salah satu Pantai yang memiliki sertifikat sebagai destinasi wisata yang sah, dikelola serta difasilitasi oleh pemerintah Sulawesi Tenggara.

  

Keindahan Pantai Katembe tidak lepas dari berbagai legenda yang beredar. Konon katanya di Pantai ini dahulu ada seorang ibu yang melompat ke laut Pantai Katembe dan meninggalkan anak-anaknya. Ibu tersebut kemudian berubah menjadi ikan duyung. Hingga kini, pada bulan-bulan tertentu, Pantai Katembe dipercaya dilewati oleh duyung-duyung. Asal mula nama Pantai katembe juga tidak luput dari legenda.

Harga Tiket Masuk Pantai Katembe

Untuk bisa menikmati keindahan alam serta segala fasilitas yang ada di dalam Pantai Katembe, pengunjung hanya akan dikenakan biaya Rp 5.000-, per orang. Biaya tersebut berbeda dengan biaya karcis parkir. Namun, pada hari-hari tertentu tidak dikenakan biaya karena tidak ada penjaga. Hal tersebut karena Pantai Katembe merupakan Pantai  yang baru-baru ini dikelola oleh pemerintah daerah.

Rute Menuju Pantai Katembe

Pantai yang terletak di desa Madongka, Buton Tengah ini hanya memiliki jarak sekitar 10 kilometer dari ibu kota kabupaten Buton tengah. Bagi pengunjung yang datang dari arah pelabuhan Wamengkoli,memerlukan jarak sekitar 30 kilometer untuk bisa mencapai Pantai Katembe. Pengunjung yang datang dari arah Kota Buton Tengah cukup mengikuti jalan raya gersamata lurus ke selatan.

Selanjutnya  sampai pada jalan poros wamengkoli kemudian belok kiri ke arah Masjid Nurul Hassanah Boneoge. Setelah itu pengunjung akan melewati jalan kecil dengan mengikuti jalan menuju Wisata Goa Lakaedu. Setelah itu pengunjung bisa menanyakan lokasi Pantai Katmbe pada warga setempat. Karena Pantai ini terletak di pedesaan, maka fasilitas jalan menuju Pantai hanya menggunakan jalan setapak.

Obyek Wisata Pantai Katembe

1. Pasir Dua Warna

Kondisi pasir Pantai memang menjadi salah satu pertimbangan ketika hendak mengunjungi sebuah pantai. Karena hampir seluruh aktivitas ketika berkunjung ke Pantai dilakukan diatas pasir. Salah satu Pantai yang memiliki pasir putih bersih yang diidam-idamkan adalah Pantai Katembe. Tidak hanya miliki pasir halus, putih dan bersih saja, ke-unikan lain dari pasir Pantai ini adalah adanya pasir merah muda.

Jika dilihat dari arah dekat, warna pasir Pantai  dengan pasir putih sepanjang 1.5  kilometer ini memang tampak putih dengan partikel yang halus dan nyaman bagi kulit. Namun di beberapa tempat, pasir Pantai Katembe akan tampak berwarna putih merah muda. Gradasi warna yang cantik ini membuat pengunjung seringkali membawa pulang pasir menggunakan botol bekas sebagai hiasan atau kenang-kenangan.

Pasir Pantai yang lembut juga aman digunakan untuk beraktivitas seperti bermain pasir, bermain bola, bermain voli pantai, sekadar duduk atau tiduran diatas pasir. Pasir ini juga aman untuk anak-anak karena tidak terdapat serpihan terumbu karang yang berbahaya. Karena tekstur pasir Pantai Katembe sedikit empuk, maka  aman bagi anak-anak apabila terjatuh saat bermain disepanjang bibir Pantai Katembe.

2. Air Pantai yang Jernih

Tidak hanya bisa bermain diatas pasir saja, air Pantai Katembe yang sangat jernih  dan bersih juga aman bagi pengunjung yang ingin berenang. Karena Pantai Katembe merupakan Pantai baru dan belum terlalu populer, maka kelestarian alamnya masih sangat terjaga. Selain besih, ombak Pantai Katembe juga tergolong sedang dan kecil karena berada di periran selat laut Buton sehingga aman untuk berenang.

Jika dilihat dari jauh, air Pantai Katembe memiliki warna yang sangat cantik yakni disekitar bibir Pantai berwarna biru kehijauan yang jernih kemudian semakin ke tengah berwarna biru muda lebih gelap. Gradasi warna alami dari laut Pantai Katemebe dikarenakan alga yang terkandung dalam air pantai. Meski demikian, air Pantai aman bagi pengunjung karena tidak menyebabkan alergi maupun iritasi.

3. Snorkeling

Bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan bawah laut Pantai Ketembe, pastikan untuk tidak melewati aktivitas snorkeling. Air laut  Pantai Katembe yang tenang sangat direkomedasikan bagi wisatawan pencinta snorkeling. Ekosistem dasar laut Pantai Katembe sangat beragam dan alami mulai dari terumbu karang, pasir putih, serta makhluk hidup kecil yang tinggal pada ekosistem tersebut.

Karena Pantai Katembe masih baru serta kelestariannya masih terjaga dengan baik, ekosistem Pantai Katembe juga masih sangat alami, tidak ada terumbu karang yang rusak oleh penangkapan ikan liar yang menggunakan bom ikan. Terumbu karang Pantai ini juga masih utuh dan terjaga, tidak ada serpihan terumbu karang yang berbahaya. Oleh karena itu, sangat aman bagi yang ingin melakukan snorkeling.

4. Sumur Legenda

Tidak hanya legenda putri duyung yang meramaikan Pantai Katembe namun juga ada legenda lain yang tidak kalah menarik. Nama Pantai Katembe sebenarnya berasal dari bahasa setempat yaitu “katembe” yang berarti “tawar”. Konon di Pantai ini terdapat sebuah sumur tua yang memiliki air tawar meski berada di dekat pantai. Air sumur ini juga tidak pernah kering dan selalu mengeluarkan air meski musim kemarau

Sumur ini menjadi berkah bagi warga sekitar desa Madongka, terutama saat musim kemarau tiba. Sumur ini jugamenjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing maupun mancanegara. Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Katembe biasanya menyempatkan diri untuk sekadar melihat atau mencicipi air sumur untuk membuktikan rasa air benar-benar tawar.

Source https://www.pantainesia.com https://www.pantainesia.com/pantai-katembe
Comments
Loading...