Obyek Wisata Sejarah Museum Arkeologi Gedong Arca, Gianyar

0 17

Museum Arkeologi Gedong Arca

Museum Gedong Arca menjadi wisata sejarah yang berarti untuk menyimpan, menjaga dan melestarikan peninggalan nenek moyang, sehingga benda-benda tersebut yang rentan diburu dan dijadikan sebagai koleksi pribadi, kini bisa tersimpan dengan baik, sehingga bisa diwariskan sebagai benda peninggalan sejarah leluhur, sehingga generasi selanjutnya bisa lebih memahami dan mengenal perjalanan kehidupan pendahulunya, dan bisa menjadi penggalian informasi mengenai perjalanan bangsa di masa lalu, sehingga bisa menjadi sumber ilmu pengetahuan, dan menjadi wisata edukasi yang cukup menarik.

 

Lokasi Museum Arkeologi Gedong Arca

Museum ini di Jalan Raya Tampaksiring, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kab. Gianyar Bali. Jarak dari bandara sekitar 41 km, sedangkan jarak dari pusat pariwisata Ubud sekitar 5.5 km. Lokasinya berdekatan juga dengan sejumlah objek wisata lainnya seperti Goa Gajah, Pura Tirta Empul Tampaksiring, The Soekarno Center dan Gunung Kawi, sehingga anda bisa mengemas acara tour dengan baik ke wilayah ini. Museum Gedong Arca buka setiap hari, jam berkunjung; setiap hari Senin – Kamis mulai pukul 08.00 – 15.00 wita, hari Jumat mulai pukul 08.00 – 12.00 dan hari Sabtu – Minggu mulai pukul 08.00 – 14.00 wita.

Koleksi di Museum Arkeologi Gedong Arca

Koleksi Museum Arkeologi Gedong Arca adalah benda cagar budaya yang dikumpulkan dari masa prasejarah atau jaman batu sampai perunggu dan masa sejarah mulai dari abad ke-8 sampai abad ke-15 masehi diperkirakan terdapat 3.000 koleksi disini. Tempat pameran yang digunakan yaitu pada halaman tengah dengan nama gedung A, B, J dan K.

Koleksi pada gedung A dipamerkan benda-benda purbakala dari jaman prasejarah dari batu, seperti kapak berimbas, kapak genggam, kapak lonjong, batu kecil berbentuk panah yang biasanya alat-alat tersebut digunakan sebagai alat untuk berburu, pada gedung ini terdapat juga koleksi berbahan perunggu berupa benda-benda aksesoris seperti cincin, gelang, tajak dan bekal kubur.

Koleksi pada Gedung B, terdapat benda cagar budaya yang dievakuasi dari situs Gilimanuk berupa periuk, tempayan, fosil tengkorak kera dari jaman prasejarah. Koleksi gedung J, menyimpan benda-benda berbahan keramik dari Cina yang berasa dari dinasti Ming, Song dan Qing diperkirakan berasal dari abad ke 5 – 18. Gedung K mengkoleksi benda-benda dari jaman sejarah seperti arca, mata uang, lampu, prasasti, stupika dan alat-alat upacara diperkirakan berasal dari abad ke 14 – 15.

Sedangkan pada halaman paling belakang (halaman dalam) terdapat balai pelindung, koleksi yang ditempatkan pada halaman belakang ini juga sangat beragam seperti sarkofagus yang berasal dari masa megalitikum (perundagian), sarkofagus tersebut adalah sebuah peti batu yang diperkirakan untuk orang yang memiliki status sosial tinggi, di halaman belakang ini juga dikoleksi tempayan berumur 2.000 – 2.500 tahun berasal dari temuan dari seluruh wilayah di Bali.

Koleksi lainnya pada halaman dalam ini adalah sejumlah arca seperti arca Ganesha, Dwarapala, Lingga. Terdapat juga koleksi dari masa sejarah lainnya seperti replika archa Bhatari Mandul, Stupika Candi Pegulingan, Arca Nandi, prasasti Candi Tebing, prasasti Blanjong, Candi Tebing Gunung Kawi, Candrasangkala Pura Penataran Blusung serta sejumlah arca lainnya yang berasal dari peninggalan abad ke- 8 masehi.

Source http://www.balitoursclub.net http://www.balitoursclub.net/museum-gedong-arca/
Comments
Loading...