Obyek Wisata Sejarah Candi Kesiman di Mojokerto

0 177

Candi Kesiman

Candi Kesiman merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang letaknya di Jl. Candi, Kesimantengah, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur 61374. Candi ini diberi nama sesuai dengan nama dusun setempat. Sebuah bangunan bersejarah berdiri dengan kokohnya di undukan bukit yang dikelilingi oleh sawah. Candi ini memiliki panjang 10,2 meter, lebar 7,2 meter dan tinggi 5 meter. Bagian depan yang menjorok tingginya 3 meter.

Pada dinding bagian barat terdapat bagian yang menjorok ke depan sepanjang 3 m, di kanan kirinya ada bekas-bekas tangga yang berupa undak-undakan dalam keadaan yang tidak teratur lagi. Relief yang terukir didinding Candi Kesiman di antaranya, berisi relief Hanoman.

Kepala Kala, Kinara-Kinari, dan relief utama Samudramanthana. Relief utama ini berisi cerita perebutan Amerta atau air suci penghidupan di dinding bagian barat.Di dalamnya, terdapat relief sejumlah binatang yang merupakan jelmaan beberapa dewa seperti Siwa dan Wisnu. Sejumlah literatur menyebutkan, relief Samudramanthana tersebut berkaitan erat dengan mitologi pembebasan kutukan. Bagian atap candi mengalami kerusakan. Sejumlah batu candi tidak ditemukan ketika diteliti oleh beberapa peneliti Belanda dan Indonesia. Diperkirakan candi itu dibangun pada akhir kejayaan Kerajaan Majapahit.

Letaknya sekitar 500 meter dari Jalan Raya Pacet-Gondang dan 200 meter dari jalan poros desa. Untuk menjangkau lokasi, pengunjung akan menelusuri jalanan sempit berlumpur lebih mirip pematang sawah. Berjarak 50 meter sebelum candi, pengunjung melintasi pematang sawah dengan lebar kurang dari setengah meter. Lokasi candi berada di lereng bukit. Dari situ terlihat jurang dimana berada anak sungai yang diberi nama Kali Cungkup oleh warga setempat.

Karena lokasinya yang jarang diketahui, jumlah pengunjung candi tersebut relatif sedikit dibandingkan candi-candi lainnya di Mojokerto. Per Januari 2014, terdapat 465 pengunjung yang terdiri dari warga, siswa, peneliti, dan mahasiswa. Anak-anak sekolah yang datang biasanya belajar sejarah, relief, dan kesenian dengan melukis pemandangan sekitar.

Source https://kabmojokertomuseumjatim.wordpress.com https://kabmojokertomuseumjatim.wordpress.com/candi-kesiman/
Comments
Loading...