Obyek Wisata Sejarah Candi Dadi di Tulungagung

0 172

Candi Dadi

Candi Dadi merupakan salah satu wisata sejarah yang berada pada ketinggian 360 m dpl, dan berada di tengah areal kehutanan RPH Kalidawir. Candi ini terletak di wilayah Dusun Mojo, Desa Wajak Kidul. Letaknya yang berada di puncak bukit membuat kita sedikit mengeluarkan tenaga untuk menikmati keindahannya karena kita harus mendaki dengan menyusuri jalan setapak di sekitar hutan dan lahan palawija.

Candi ini merupakan candi tunggal yang tidak memiliki ataupun hiasan dan arca. Candi tersebut berdiri tegak pada puncak sebuah bukit di lingkungan Pegunungan Walikukun. Denah Candi berbentuk bujursangkar dengan ukuran panjang 14m lebar 14m dan tinggai 6.5 m. Bangunan berbahan batuan andesit itu terdiri atas batur dan kaki candi. Bagian atas batur merupakan kaki candi yang berdenah segi delapan, pada permukaan tampak bekas tembok berpenampang bulat yang kemungkinan berfungsi sebagai sumur. Diameter sumur adalah 3.35m dengan kedalaman 3m.

Lokasi Candi Dadi

Candi Dadi, merupakan sebuah peninggalan sejarah pada masa kerajaan Majapahit sekitar akhir abad XIV hingga akhir abad XV yang letaknya berada di Dusun Mojo, Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur. Candi ini disebut-sebut dibangun rakyat Majapahit yang beragama Hindu-Budha yang mengasingkan diri dari kerajaan.

Dalam laporan tahun 1920an, dulu di sekitar Candi Dadi masih dijumpai beberapa banguan lainnya yang oleh penduduk disebut Candi Urung, Buto, Gemali, dan sebuah reruntuhan bangunan lainnya. Saat ini hanya tersisa Candi Dadi saja. Candi ini merupakan candi tunggal yang tidak memiliki tangga masuk hiasan maupun arca. Denah Candi berbentuk bujur sangkar dengan ukuran panjang 14 meter lebar 14 meter dan tinggai 6.50 meter.

Bangunan di Candi Dadi

Bangunan berbahan batuan andesit itu terdiri atas batur dan kaki candi. Berbatur tinggi dan berpenampilan setiap sisinya. Bagian atas batur merupakan kaki candi yang berdenah segi delapan, pada permukaan tampak bekas tembok berpenampang bulat yang kemungkinan berfungsi sebagai sumuran. Diameter sumuran adalah 3.35 meter dengan kedalaman 3 meter. Uniknya, sumuran itu, ketika hujan turun sederas apapun, di dalam sumuran tidak pernah menggenang air. Air yang turun langsung meresap ke dalam.

Candi Dadi adalah satu-satunya candi di Indonesia yang memiliki lubang sumur di atasnya serta sejak awal berdirinya belum pernah mengalami pemugaran jadi candi dadi ini masih sama dengan zaman dulu. Untuk menuju Candi Dadi ada dua jalur yaitu jalur barat dan jalur timur. Jalur timur mudah ditemukan karena ada gapura besar dan bertuliskan Aksara Jawa.

Source https://ksmtour.com https://ksmtour.com/informasi/tempat-wisata/jawa-timur/candi-dadi-tulungagung-dengan-lubang-di-tengahnya.html
Comments
Loading...