Obyek Wisata Sejarah Candi Brahu di Mojokerto

0 244

Candi Brahu

Candi Brahu merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang terletak di Desa Bejijog Kecamatan Trowulan Mojokerto Jawa Timur. Bangunan terbuat dari batu bata menghadap arah barat. Di dekat candi Brahu pernah ada temuan prasasti Alasantan yang dikeluarkan oleh maharaja Mpu Sindok. Dalam prasasti itu menyebut bangunan suci Warahu. Jika benar bangunan suci Warahu menunjuk pada candi Brahu, maka dapat dikatakan bahwa candi Brahu sudah ada sejak jaman pemerintahan Mpu Sindok di kerajaan Medang Jawa Timur.

Asal Nama Candi Brahu

Nama candi ini, yaitu ‘brahu’, diduga berasal dari kata wanaru atau warahu. Nama ini didapat dari sebutan sebuah bangunan suci yang disebut dalam Prasasti Alasantan. Prasasti tersebut ditemukan tak jauh dari Candi Brahu.

Rute Menuju Candi Brahu

1. Dari Timur melalui Surabaya: Dari terminal Purabaya/Bungurasih ambil bus jurusan Jombang, turun perempatan Trowulan, Mojokerto. Masuk arah kanan jalan / ke utara, ketemu pertigaan belok kiri (Barat) masuk sampai bertemu tikungan candi Brahu.
2. Dari Barat melalui Jombang: Dari terminal Jombang ambil arah Mojokerto, turun perempatan Trowulan Mojokerto, Masuk arah kiri jalan / ke utara, ketemu pertigaan belok kiri (Barat) masuk sampai bertemu tikungan candi Brahui.

Bangunan Candi Brahu

Candi Brahu dibangun dengan batu bata merah, menghadap ke arah barat dan berukuran panjang sekitar 22,5 m, dengan lebar 18 m, dan berketinggian 20 meter. Bentuk tubuh Candi Brahu tidak tegas persegi melainkan bersudut banyak, tumpul dan berlekuk. Bagian tengah tubuhnya melekuk ke dalam seperti pinggang. Lekukan tersebut dipertegas dengan pola susunan batu bata pada dinding barat atau dinding depan candi.

Atap candi juga tidak berbentuk berbentuk prisma bersusun atau segi empat, melainkan bersudut banyak dengan puncak datar. Kaki candi dibangun bersusun dua. Kaki bagian bawah setinggi sekitar 2 m, mempunyai tangga di sisi barat, menuju ke selasar selebar sekitar 1 m yang mengelilingi tubuh candi. Dari selasar pertama terdapat tangga setinggi sekitar 2 m menuju selasar kedua. Di atas selasar kedua inilah berdiri tubuh candi.

Source http://langkahanakdesa.blogspot.co.id http://langkahanakdesa.blogspot.co.id/2015/09/candi-brahu-mojokerto-jatim.html
Comments
Loading...