Obyek Wisata Sejarah Benteng Speelwijk di Serang

0 72

Benteng Speelwijk

Benteng Speelwijk adalah tempat wisata sejarah sebuah benteng yang dibangun oleh orang Belanda pada masa pemerintahan Sultan Abu Nas Abdul Qohar. Benteng Speelwijk sengaja dibuat untuk mengantisipasi serangan rakyat Banten khususnya pengikut Sultan Agung Tirtayasa pada kaum penjajah.

Benteng ini dibuat sekitar abad ke-17 oleh Hendrick Loocaszoon Cardeel, tepatnya pada tahun 1681-1684. Nama Benteng Speelwijk diambil untuk menghormati Gurbenur Hindia Belanda yang saat itu masih berkuasa yaitu Cornelis Janszoon Speelman.

Benteng ini dulunya memiliki tinggi sekitar 13 meter yang dikelilingi parit seluas 10 meter. Sayangnya benteng ini sudah tingal puing dan reruntuhannya saja. Meski begitu, Benteng ini masih menyisakan ruang bawah tanah yang terhubung dengan lorong di bagian barat Benteng, konon untuk pembangunannya, orang Belanda memperkerjakan masyarakat Tionghoa dengan upah yang sangat rendah untuk membangun Benteng Speelwijk.

Rute Menuju Benteng Speelwijk

Benteng Speelwijk terletak di Kampung Pamarican, Desa Banten, Kecamatan Kasemen, akhir pekan silam. Tak sulit untuk sampai ke Speelwijk. Dari pusat Kota Serang, wisatawan yang hendak berwisata ke Benteng Speelwijk dapat menempuhnya dengan angkutan kota dengan jurusan Karangantu-Banten. Dari pasar Karangantu, wisatawan bisa melanjutkan perjalananya dengan menaiki ojek atau becak.

Bagi pemilik kendaraan pribadi, selain melalui jalur Kota Serang, lokasi ini bisa ditempuh lewat jalur Kramatwatu. Sayangnya, jalan di jalur ini kurang mulus. Tapi wisatwan yang melewati jalur ini, bisa dihibur dengan beragam pemandangan yang cukup indah untuk berekreasi serta melintasi beberapa situs peninggalan Kesultanan Banten, seperti Danau Tasikardi atau tempat pengolahan air yang disebut pangindelan.

Sejarah Benteng Speelwijk

Suasana di benteng peninggalan kejayaan penjajah Belanda itu tampak sepi. Hanya ada beberapa anak kecil warga kampung setempat yang sedang asik bermain sepeda di sekitar bangunan yang berada di sebelah utara Masjid Agung Banten ini dengan jarak sekitar 500 meter. Tanah luas berumput di tengah benteng, dijadikan warga setempat sebagai lapangan bola dengan gawang dari bambu. Lapangan itu tampak lengang. Tak ada warga yang beraktifitas di sana.

Di sekeliling benteng ini terdapat sejumlah makam orang-orang Eropa, terutama bangsawan dan prajurit penjajah yang tewas melawan laskar Kesultanan Banten. Sebagian makam ini tampak sudah rusak. Makam-makam dengan arsitektur Eropa, mempertegas benteng ini sebagai sisa kejayaan penjajah Belanda di ranah Banten. Yang menarik, ada sebuah makam dengan nisan bertuliskan angka 1769. Jika angka itu menunjukan usia kematian jenazah di dalam makam, maka usia makam itu sudah mendekati 3 abad.

Source https://www.bantennews.co.id https://www.bantennews.co.id/speelwijk-benteng-peninggalan-belanda-di-tanah-banten/
Comments
Loading...