Obyek Wisata Religi Masjid Tiban Turen di Malang

0 138

Masjid Tiban Turen

Masjid Tiban Turen merupakan salah satu wisata religi yang berada di daerah Turen kabupaten Malang. Salah satu wisata yang wajib anda kunjungi ketika anda berlibur di Malang. Berwisata ke Masjid Tiban atau yang sering di sebut Masjid Jin ini, merupakan salah satu tempat wisata religi yang berlokasi di jalan Kh.wahid hasyim, Gang Anyar Rt 27 Rw 06 Desa Sanarejo Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Setiap hari wisatwan yang datang mencapai ribuan orang. Mereka tak hanya datang dari daerah Jawa Timur ada pewisatawan dari luar jawa. Yang tak lain hanya ingin mengetahui Masjid Ajaib tersebut.

Masjid yang di bangun oleh romo KH.Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam pada tahun 1976. Sebenarnya Masjid Tiban itu, adalah sebagian bangunan Pondok Pesantren Syalafiyah Bihaaru Bahri’ Asali Fadlaairil Rahmah, bangunan pondok tersebut memang tergolong unik, antik dan megah. Bangunan yang berasitektur dengan gaya timur tengah ini, berlantai 10 yang hampir di setiap temboknya terdapat ukiran dan kaligrafi arab. Di sekeliling ponpes juga terrdapat berbagai bangunan kecil seperti menara yang ada di setiap masjid.

Bangunan utama pondok tersebut sudah mencapai 10 lantai, tingkat 1 sampai 4 di gunakan sebagai tempat kegiatan para santri, lantai 6 seperti ruang keluarga, sedangkan lantai 5,7,8 terdapat toko-toko kecil yang di kelola para santriwati, yang menjual berbagai macam makanan ringan yang dijual dengan harga murah, selain itu ada juga barang-barang yang di jual berupa pakaian, sarung, sajadah, jilbab, tasbih, dan lain sebagainya. Menurut pengurus pondok pesantren tersebut Ustad Iphoeng HD Purwanto atau yang sering di sebut Gus Ipung ini mengatakan bahwa, masjid ini mulai dibangun dari bawah tanah tepatnya di lantai.

Tiga terdapat sebuah tiang penyangga dari seluruh bangunan yang terbuat dari tanah liat,”satu tiang yang dibuat dari tanah liat itu yang menjadi roh atau kekuatan dari seluruh bangunan”ujarnya. Di dalam masjid ini juga terdapat sebuah aquarium dan perpustakaan yang berisi buku-buku tentang islam. Tujuan dari romo kiai ahmad yang mendirikan ponpes ini tak lain untuk di kunjungi semua orang baik umat islam maupun non islam. sementara itu, menurut salah satu petugas informasi, muhammad hafidz, para pengunjungnya setiap hari bisa mencapai ribuan. Untuk masuk ke masjid ini tidak di kenakan biaya apapun, parkir saja gratis, hanya saja setiap pengunjung di minta untuk mengambil kartu masuk dan kartu keluanya.

Meski gaya arsitekturnya nyentrik seperti bangunan Timur Tengah, tak ada arsitek yang merancang Mesjid Tiban. Adalah sang pemilik pondok pesantren, KH Achmad Bahru Mafdloludin Sholeh yang mendapatkan petunjuk membangun mesjid ini lewat Salat Istikharah. Beberapa waktu lalu, pesantren itu sendiri sudah ada sejak tahun 1963. Masjid Tiban dibangun sedikit demi sedikit, dan mengusung konsep ramah lingkungan. Bahkan, ada salah satu bagian masjid yang sengaja dibuat menghindari pohon kelapa. Hal itu dilakukan agar pohon kelapa tidak ditebang.

Source http://www.wisataterindah.net/ http://www.wisataterindah.net/masjid-tiban-turen/
Comments
Loading...