Obyek Wisata Museum Listrik dan Energi Baru

0 34

Museum Listrik dan Energi Baru

Museum Listrik dan Energi Baru merupakan salah satu wisata sejarah gagasan dari Menteri Pertambangan dan Energi pada peringatan 100 tahun ketenaga listrikan di Indonesia dan di resmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 April 1995. Menempati area seluas 2 hektar dibangun dengan konsep arsitektur modern dengan bentuk struktur atom, yakni satu proton yang dikelilingi oleh tiga elektron dengan total bangunan seluas 6.500 meter persegi . Arsitektur bangunan tersebut diaplikasikan dalam bentuk anjungan listrik yang dikelilingi oleh tiga bangunan lainnya yaitu anjungan energi baru, Anjungan energi fosil, dan anjungan energy konvensional.

Museum ini berada di Jl. Tmii, Kramat Jati, Cipayung, Pinang Ranti, Jakarta Timur 13560. Terdapat 619 koleksi yang dipamerkan baik yang berada di didalam  maupun luar gedung. Bagian luar gedung meliputi pengenalan energi, teori, sejarah hingga pemanfaatan listrik dan energi. Alat peraga di ruang pamer disajikan  secara interaktif melalui teknologi audio visual sehingga para pengunjung secara aktif diajak untuk lebih mengenal segala aspek listrik dengan alur yang jelas dan runut.

Sedangkan di dalam gedung yang disebut Ruang Cerdas Energi, pengunjung diajak untuk berinteraksi dengan benda peraga untuk lebih memahami gejala yang berasal dari energi dan listrik. Diantara peraga tersebut diantaranya membaca data kebutuhan listrik yang sehari hari kita gunakan berupa simulasi konsumsi listrik di rumah tangga. Pengunjung juga bisa melihat peragaan konversi energy listrik menjadi panas  berupa memanaskan air dengan energi listrik. Ada diorama Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET) dan Plasma bal yang menunjukkan tubuh manusia yang mengandung listrik, permainan magnet, permaianan adu cepat, serta harpa yang menggunan infra merah sebagai pengganti senarnya. Selain itu ada beberapa game interaktif  melalui komputer.

Peragaan lain yang dihadirkan untuk para pengunjung adalah kompor tenaga surya serba guna dimana selain sebagai alat memasak juga bisa digunakan untuk antena yang dapat menerima kurang lebih 150 stasiun televisi. Peragaan lain berupa Peragaan Mobil Tenaga Surya hasil invasi ITS Fasilitas lain yang ada di museum tersebut diantara ruangan yang berfungsi sebagai tempat seminar lengkap dengan peralatan multi media bahkan tempat penginapan.

Museum Listrik dan Energi Baru berada di komplek Taman Mini Indonesia Indah dapat dicapai dengan  menggunakan bus Transjakarta koridor 10 jurusan Tanjung priok – Cililitan. Anda bisa turun di Pusat Grosir Cililitan, kemudian diteruskan dengan angkutan kota T02 dan berhenti di depan pintu masuk TMII. Cara lain adalah dengan menggunakan bus Transjakarta koridor 9 trayek Pinang Ranti – Pluit yang berada didekat Tamini Square.

Source http://jakarta.panduanwisata.id http://jakarta.panduanwisata.id/jakarta-timur/belajar-sain-dan-teknologi-di-museum-listrik-dan-energi-baru/
Comments
Loading...