Warning: unlink(/tmp/dfa16b13c44bbe524bb9588b94873dba-wbCgUa.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Objek Wisata Ikan Larangan Beraroma Mistis di Padang Pariaman

0 55

Objek Wisata Ikan Larangan

Objek wisata yang belum familiar dan unik untuk dijadikan sebagai destinasi wisata menjadi alasan tersendiri bagi para pelancong, terutama bagi penyuka keaneka ragaman kulture suatu daerah seperti negeri “Ranah Minang” ini.

Dari berbagai tempat yang menyebar di beberapa lokasi, objek wisata ‘Ikan Larangan’ yang berada di Kabupaten Padang Pariaman mungkin bisa menjadikan rasa penasaran wisatawan tentang sebuah objek wisata yang jarang di temui di Sumatera Barat.

Objek wisata yang sarat dengan aroma misitis dan keunikan ini, mampu membuat kepuasan tersendiri bagi pengunjung yang menyambangi tempat ini. Objek wisata Ikan Larangan itu berada di Kecamatan IV Koto Aur Malintang. Hanya berjarak kurang lebih 25 kilometer ke arah Utara Kota Pariaman.

Disini, para pengunjung akan disungguhi fenomenal ribuan ikan sungai yang berkumpul dengan berbagai ukuran. Menurut masyarakat setempat, ribuan ikan itu sudah sangat lama berada disana dan tidak pernah berpindah ke tempat lain.

Masyarakat setempat juga mempercayai bahwa ikan-ikan tersebut merupakan ikan larangan yang tidak boleh di konsumsi. Jika ikan itu dimakan akan bisa berdampak buruk. Bahkan, sang pemakan ikan larangan tersebut akan mengidap penyakit yang tidak bisa disembuhkan secara medis.

Hingga saat ini, cerita tentang mitos yang beraroma misitis di tempat ini justru menjadi daya tarik utama para wisatawan yang berkunjung kesana disamping kesejukan udara. Pemandangan di spot lokasi objek wisata ikan larangan itu berada juga indah. Tak ada salahnya anda meluangkan waktu dan berkunjung kesini. Melihat aroma mistis Ikan Larangan di Pariaman.

Source https://www.covesia.com https://www.covesia.com/travel/baca/6081/berkunjung-ke-objek-wisata-ikan-larangan-beraroma-mistis-di-padang-pariaman
Comments
Loading...