Objek Wisata Air Terjun Singilipan Delang

Air Terjun Singilipan
0 98

Air Terjun Singilipan

Air Terjun ini terletak di Desa Hulu Jejabo Kecamatan Delang Kabupaten Lamandau Kalteng. Objek wisata ini tidak jauh dari perbatasan Kalteng-Kalbar sehingga masyarakat dari Kalbar justru terbilang lebih banyak yang mengunjungi tempat ini karena jarak tempuh yang tidak jauh dari perbatasan. Desa yang baru berusia belum satu tahun ini adalah salah satu Desa dari 5 Desa yang telah diresmikan oleh Bupati Lamandau pada pertengahan tahun 2015.

Dengan diresmikannya Delang sebagai kawasan Wisata menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan melestarikan alam yang ada di tempat ini khususnya bagi warga Desa sekitar objek wisata ini. Dana bantuan Desa yang sudah ditetapkan bagi setiap desa kiranya dapat menambah semangat bagi warga Desa dalam pengembangan dan pelestarian Objek Wisata air terjun Singilipan ini.

Apalagi saat ini untuk tiket masuk sudah sudah dikenakan tarip sebesar Rp.10.000 per orang. Selain menjadi tambahan pendapatan ini menjadi kesrmpatan bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai kerajinan tangan sehingga ini menjadi cendra mata bagi pengunjung yang berkunjung. Namun demikian iuran yang dipungut oleh masyarakat setempat sebaiknya tetap dikontrol oleh pemerintah agar benar-benar terkelola dengan baik.

Di sekitar air terjun, tepatnya di bagian atas juga terdapat ladang Ambui. Lokasi silikan ini masih asri dengan pohon-pohon tinggi dan rindang oleh pohon-pohon besar. Sejak dikelola secara swadaya oleh pemilik tanah pada 2015, lokasi cukup bersih dari sampah plastik. Disediakan sejumlah tempat sampah. Didirikan pondok-pondok dan kursi untuk melepas lelah.

Pagar-pagar pengaman bagi pengunjung dan jembatan untuk menyeberang sungai yang deras dan berbatu. Perbukitan di daerah Lamandau yang masih asri dan rimbun ini menjadi rahasia masih mengalir derasnya air terjun ini. Silikan ini hulunya di perbukitan di Kecamatan Delang. Berdasarkan cerita sekilas, pada zaman dulu silikan Sangilipan ini berasal dari seekor lipan raksasa yang bersifat gaib yang mendiami hutan dan air terjun.

Saat ini, hal tersebut hanya tinggal cerita, tidak pernah ada yang benar-benar melihat dan bertemu. Untuk mengunjungi air terjun ini tidak ada pantangan berat, hanya dipesankan untuk tidak menyebut nama makanan yang belum dimakan atau makanan yang ingin dimakan agar tidak kapuhunan atau celaka karena belum atau tidak kesampaian makan sesuatu yang diinginkan. Kapuhunan sebuah kepercayaan dalam suku Dayak di Kalimantan Tengah.

Source https://mesadeasari0598.blogspot.com https://mesadeasari0598.blogspot.com/2017/04/objek-wisata-air-terjun-singilipan.html
Comments
Loading...