Nikmati Sensasi Rumah Pohon ‘Negeri di Atas Awan’

0 66

‘Negeri di Atas Awan’

Pernah mendengar nama atau merasakan sensasi  ‘Negeri di Atas Awan?’ Jika belum, mungkin anda perlu mencobanya di Rumah Pohon Bukit Gurun Panjang Kenagarian Pancung Taba Kecamatan IV Nagari Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel)-Sumbar.

Sesuai namanya, Rumah Pohon dibangun di atas pohon. Namun Rumah Pohon itu bukanlah rumah untuk tempat tinggal, tapi sejenis pondok yang dibangun untuk menikmati keindahan panorama di sekitarnya, dan tentu saja dari ketinggian.

Terbuat dari kayu dan beratap ijuk, tempat ini sangat kental dengan suasana pedesaan. Kalau lapar, mie rebus, teh hangat, kopi atau nasi goreng siap menemani anda sambil menikmati suasana alam yang segar.

Bahkan pada pagi, sore atau pada waktu tertentu, kumpulan awan akan tampak menutupi pepohonan dan perbukitan. Kadang-kadang awan itu sangat rendah dan sejajar dengan rumah di atas pohon. Tak salah, jika sejumlah kalangan menyebut lokasi ini sebagai ‘Negeri di Atas Awan’.

Rumah Pohon ini dikelola secara mandiri oleh Salpadriman yang berprofesi sebagai petani di Kenagarian Pancung Taba. Ia sudah mengembangkan Rumah Pohon ini semenjak akhir 2015 lalu.

Ia mengaku, awal mulanya hanya satu Rumah Pohon saja yang dibangun. Namun karena banyak yang datang dan merasa puas menikmati alam di Rumah Pohon itu, akhirnya Salpadriman mengembangkannya hingga menjadi tujuh unit yang masing-masingnya berukuran 3X4 meter dan 4×4 meter. Semua Rumah pohon itu dibangun di atas ladangnya seluas 1 hektare yang tepat berada di lintasan jalan penghubung dua kenagarian yakni, Nagari Pancung Taba dengan Nagari Limau Gadang.

“Awalnya, saya hanya ingin membangun podok untuk berladang dan tidak pernah berpikir untuk membuka usaha wisata. Tapi, karena ada pengunjung yang tertarik dari hari ke hari, saya tambah saja rumahnya hingga sampai tujuh, untuk bisa dinikmati bagi orang yang singgah,” sebutnya.

Tidak usah khawatir dengan isi kantong, karena bagi yang datang dan singgah menaiki Rumah Pohon ini, tidak dipungut biaya sepeserpun. Hanya saja, Salpadriman berharap pengunjung mau berbelanja di tempat jualannya, karena dari sana sumber kehidupannya  serta untuk pengembangan Rumah Pohon.

Menu makanan dan minuman yang disajikan bukanlah ala minuman kafe, namun menu yang akrab dijumpai sehari-hari. Selain Mie Rebus, Nasi Goreng serta minuman Teh dan Kopi, juga disajikan Lontong, Keripik, Gorengan serta menu cemilan lainnya dengan harga yang tentunya terjangkau.

Meski hanya membangunnya sendiri, Salpadriman bertekad akan terus mengembangkan Rumah Pohon itu menjadi salah satu tempat yang diminati pengujung. Selain berada di ketinggian bukit, Rumah Pohon ini juga sekaligus berdekatan dengan Hutan TNKS yang bisa menjadi daya tarik kuat bagi pengunjung untuk datang.

Jika anda tertarik ke tempat ini,  anda harus menuju Bayang. Dari simpang pertigaan Bayang jalan Nasional menuju Rumah Pohon itu, berjarak sekitar 10 sampai 15 kilometer. Medan yang agak sulit membuat perjalanan anda akan terasa lama, 30 hingga 60 menit. Lokasi itu bisa ditempuh menggunakan roda dua maupun roda empat.

Source http://pariwisata.klikpositif.com http://pariwisata.klikpositif.com/baca/17848/yuk-ke-pessel--nikmati-sensasi-rumah-pohon--negeri-di-atas-awan-?page=2
Comments
Loading...