Nikmati Keindahan Rawa Gambut Bom Berlian

0 12

Cukup dikenal dengan wisata ribuan burung migran di Taman Nasional Brebak Sembilang. Sekarang ini, untuk menikmati itu tidak harus ke Sembilang, cukup ke dusun Bom Berlian Pangkalan Balai, sekitar 5 KM dari Jalan Lintas Timur. Kalau kebetulan bepergian ke Banyuasin akan melintasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) yang sempit, bergelombang, rusak berlubang dan sering menimbulkan macet, hal ini kerapkali membuat gerah dan penat.

Tapi disela-sela jalan rusak itu, tidak jauh dari Jalintim kawasan Pangkalan Balai, tepatnya di Dusun Bom Berlian, tampak suasana yang sangat berbeda. Kemilau perairan sungai rawa, menghiasi hijaunya tumbuh-tumbuhan di kawasan itu. Menariknya lagi, ribuan burung kuntul yang didominasi warna putih, asik beterbangan bercengkerama dengan sapi, berbaris bergantian di atas punggung sapi dan kerbau rawa. Ada juga yang main kucing-kucingan dengan pemilik kolam pemancingan lantaran menjarah ikan-ikan di kolam pemancingannya.

Untuk menikmati pesona burung dan wisata rawa tersebut, warga setempat memanipulasi air rawa yang sebelumnya dipenuhi eceng gondok, menjadi kolam ikan yang dilengkapi dengan wahana sepeda air. Juga terdapat, pondok-pondok kecil di tengah kolam, sangat asyik sebagai tempat ngumpul, ngobrol santai atau makan-makan sambil menikmati pemandangan dan tarian para burung. Foto grafer amatir terlihat berupaya mendokumentasikan keindahan tempat itu, dengan kamera ponsel masing-masing.

Setiap sore tempat wisata Bom Berlian dipenuhi muda-mudi dan masyarakat sekitar, terutama pada hari minggu pengunjung cukuppadat. Wajar saja, karena warga Banyuasin memang haus hiburan dan tempat wisata. Terutama di kota Pangkalan Balai tempat hiburan dan wisata nyaris tidak ada. Bom berlian biasa dijadija solusi, apalagi di tempat ini pengunjung tidak ditarik biaya sepeserpun, kecuali kalau mau naik sepeda air atau bebek-bebkan, hanya bayar sewa Rp 5000 per 25 menit.

 “Bebek-bebekan di sini cuma ada 3, bantuan dari dinas pariwisatam. Terpaksa pengunjung mesti ngantri,” kata Abu Sali penjaga tempat wisata itu. Sayangnya untuk mencapai lokasi, pengunjung harus melewati jembatan sederhana dari kayu racuk yang rawan patah. Kemudian pengelola menyiapkan perahu untuk menyeberang ke kawasan lokasi menggunakaj perahu yang telah disiapkn. Fasilitas  di sini masih sangat minim, pondok-pondok dibuat seadanya. “Kami baru merintis, kawasan wisata ini sangan berpotensi. Sayangnya belum terkelola dengan baik, kalau ada investor yang bersedia inves kawasan ini sangat menjanjikan,” katanya.

Apalagi dalam waktu dekat jalur transportasi sungai Bom Berlian akan dibuka lagi. Jalur sungai tersebut bisa terhubung ke Palembang, Sungsang, Sembilang dan selat Bangka. Sementara itu salah seorang pengunjung, Tri Winardi mengatakan pemandangan di sini sangat indah, apalagi saat ini lagi musim burung. Tidak mesti harus ke Sembilang untuk melihat ribuan burung migran di sini juga banyak burung yang bercengkrama dengan ternak warga. Berjejer hinggap, mencari kutu di punggung kerbau dan sapi.

“Fenomena simboisis mutualisme yang sangat jarang di temui di tempat lain,Harganya juga murah, sayang fasilitasnya masih sangat kurang,” katanya. Sementara itu Plh Bupati SA Suprioni mengatakan, kawasan Bom Berlian memang tekah disiapakn untuk destinasi wisata. Warha yang tinggal di sana akan direlokasi ke tempat lain, karena langganan banjir. “Konsepnya sudah dibuat, rencananya akan dilakukan 2017 mendatang,” katanya.

Source http://diskominfo.banyuasinkab.go.id http://diskominfo.banyuasinkab.go.id/2016/12/06/nikmati-keindahan-rawa-gambut-bom-berlian/
Comments
Loading...