Wisata Watu Layar Lasem Rembang

0 398

Wisata Watu Layar

Salah satu potensi wisata yang kini nyaris dilupakan adalah Watu Layar, sebuah batu sepanjang hampir 150 meter, menyerupai layar di perbukitan pinggir jalur Pantura Desa Binangun Kec. Lasem. Kab. Rembang, Jawa Tengah. Bahkan beberapa kali lokasi tersebut mengalami longsor, karena diguyur hujan deras.

Watu Layar sudah disulap menjadi lebih cantik dan bakalan membuat betah bagi wisatawan. Bagi yang suka foto-foto, terdapat beberapa spot yang sangat cocok untuk memuaskan hasil foto kalian. Mulai dari foto di atas jembatan yang eksotis, foto di atas simbol cinta, foto dengan background pemandangan Pantai Binangun dan juga ada spot foto payung yang dijamin kamu ketagihan berfoto di sini.

Sementara itu, buat yang datang bersama pasangan, jangan lupa memasang gembok cinta di tempat ini. Juga ada ayunan, serta tempat duduk yang sengaja diposisikan di bawah pohon yang rindang.

Akses Menuju Watu Layar

Untuk bisa menjangkau tempat wisata ini, wisatawan tak perlu repot, karena tempatnya dapat dijangkau sangat mudah dari arah mana pun karena di tepi jaluur jalan raya pantura, berdekatan dengan wisata religi Pasujudan Sunan Bonang, atau sekitar 200 meter sebelah selatan dari rest area Pantai Binangun. Dari  arah Rembang atau Jawa Timur, sangat mudah dijangkau dengan kendaraan umum yang beroperasi 24 jam penuh.

Harga Tiket Watu Layar

Untuk masuk tempat wisata ini, wisatawan dipungut restribusi parkir, untuk kendaraan sepeda motor sebesar Rp 5 ribu dan untuk mobil Rp 10 ribu.

Sejarah Watu Layar

Menurut Sutono, perlu perhatian semua pihak agar potensi wisata itu tidak hilang begitu saja. Ia mengingatkan legenda watu layar, konon batu tersebut merupakan perwujudan layar dari sebuah kapal milik seorang saudagar China, dengan juru mudi Branjak Ngilo. Branjak Ngilo kalah saat bertarung melawan Sunan Bonang. Kapalnya terjungkir, menjadi Gunung Bugel di selatan Lasem, sedangkan layarnya jatuh di pinggir pantai Binangun.

Mandor tanam Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kajar, Arif menjelaskan kawasan watu layar termasuk dalam petak I RPH Kajar BKPH Gunung Lasem KPH Kebonharjo. Selama ini pihaknya rutin menanam pohon klampis hitam, sono keeling, kepoh dan kesambi di sekitar kawasan watu layar, untuk menjaga kelestarian lingkungan, termasuk mengantisipasi bencana tanah longsor.

Source wisata rembang
Comments
Loading...