Masjid Islamic Center Lhokseumawe, Nangroe Aceh Darussalam

0 124

Masjid Islamic Center Lhokseumawe

Masjid Islamic Center Lhokseumawe berada di T. Hamzah Bendahara – Simpang Empat, Kecamatan anda Sakti, Kota Lhokseumawe, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Masjid ini berdiri dengan megahnya di Kota Lhokseumawe dan menghadirkan Nuansa Timur Tengah yang sangat kental. Berdirinya Masjid Islamic Center ini membangkitkan kembali nuansa kental dari Kerajaan Islam Samudera Pasai yang pernah menjadi kerajaan Islam Pertama di Indonesia.

Beberapa Fasilitas Islamic Center Lhokseumawe

  • Masjid Agung : Dibangun dengan tiga laintai, dua lantai utama digunakan sebagai area sholat yang mampu menampung hingga 6.000 jamaah di lantai satu, dan dilantai dua digunakan untuk menampung jamaah sekitar 3000 orang. Sedangkan lantai basement di gunakan sebagai areal tambahan jika daya tampung di lantai 1 dan 2 tidak terbendung lagi.
  • Gedung Perpustakaan : Bangunannya dibangun seluas 3.662 meter persegi, dan mampu menampung 250 orang sekaligus. Beberapa buku referensi, penelitan, serta buku-buku lain dapat dibaca di perpustakaan ini.
  • Wisma Tamu : Dibangun dengan dua lantai, sepuluh kamar tidur, dengan 2 orang per kamar. Wisma tamu digunakan khusus untuk para tamu-tamu dari berbagai wilayah, maupun da’I yang didatangkan dari berbagai wilayah.

  • Madrasah Diniyah : Dilengkapi dengan dua belas ruang belajar, ditambah dua labolatorium serta ruang pustaka yang mampu menampung 368 siswa. Madrasah Diniyah ini bisa dibilang lumayan lengkap dengan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh para siswa sebagai penunjangnya.
  • Gerai-Gerai : Terdiri dari puluhan Kios makanan / Kantin, puluhan toko oleh-oleh, toko buku, boutique, Warnet, Wartel, ATK Fotocopy dan lain sebagainya.
  • Museum : Museum dibangun dengan luas 1.112 meter persegi, kemudian ditambah dengan beberapa ruang pameran utama, serta ruang temporer yang dapat digunakan.
  • Gedung Serbaguna : Beberapa fungsi juga turut dihadirkan, seperti ruang pertunjukan, pameran kesenian, olahraga dan lain sebagainya. Ruang Gedung Serbaguna dapat menampung hingga 2.200 orang.
  • Rumah Imam Besar : Dikhususkan sebagai tempat tinggal Imam Besar Masjid, agar lokasi tempat tinggalnya tidak jauh dari masjid, dan kegiatan jamaah sholat dapat dilakukan secara lancar.

Sejarah Pembangunan Masjid dan Islamic Center Lhokseumawe

Pembangunan masjid ini didasarkan kepada uraian sejarah sebelumnya, dimana Kejayaan Islam Samudera Pasai ingin dikembalikan, serta keseluruhan fungsi totalitas masjid sebagai pemersatu umat juga turut dimasukkan kedalam gagasan pembangunan masjid nan megah ini. Gagasan pembangunan Masjid dan Islamic Center Lhokseumawe ini berasal dari beberapa tokoh Ulama serta Cendikiawan yang berada di wilayah Aceh Utara, dipimpin oleh Ir. H. Tarmizi A Karim, M.Sc, Mantan Bupati Aceh Utara pada masa itu.

Pada saat Aceh masih dalam kemelut konflik, gagasan pembangunan Masjid Islamic Center ini mulai dilakukan dengan mengambil tempat seluas 16.475 meter persegi, yang akan mampu untuk menampung hingga 20.000 jamaah sekaligus. Selain membangun bangunan utama sebagai ruang sholat, masjid ini juga mengadopsi Multi Purpose Building, artinya beberapa gedung untuk fasilitas juga turut dibangun seperti gedung Perpustakaan Umum, Dirasah Khassah (Tempat Pembelajaran Islam), Museum, Taman Kanak-kanak, Wisma Tamu, Gerai, Menara, Tugu dan masih banyak yang lainnya. Keseluruhan pembangunan bangunan di komplek Islamic Center Lhokseumawe ini menghabiskan dana sekitar Rp. 150 miliar.

Karena dana yang dibutuhkan lumayan besar, pembangunan masjid ini pun banyak mengalami kendala diantaranya batasan Anggaran Pembangunan dan Belanja Kabupaten yang hanya sampai pada limit Rp. 50 miliar saja. beberapa asupan dana juga ikut terhenti, karena ada beberapa program pemekaran kota yang dilakukan oleh pemerintah kota Lhokseumawe.

Jika ingin melihat puncak keramaian pada Masjid dan Islamic Center Lhokseumawe, anda bisa datang pada saat bulan Ramadhan berlangsung. Disana ada beberapa tradisi unik yang dinamakan “Tradisi Kanji Rumbi”, yaitu sejenis panganan khas untuk berbuka puasa bagi warga sekitar. Bubur dengan ciri khas yang lembut dan enak tersebut disediakan secara Cuma-Cuma oleh para pengurus masjid.

Source https://kontraktorkubahmasjid.com https://kontraktorkubahmasjid.com/islamic-center-lhokseumawe-bagian-i/
Comments
Loading...