Masjid Agung Jami Kota Malang

0 27

Masjid Agung Jami

Masjid Agung Jami’ berada di Jalan Merdeka Barat No 3 atau tepatnya di sebelah barat Alun-Alun kota Malang. Berdiri di atas lahan seluas 3.000 m², rumah ibadah ini merupakan salah satu ikon bersejarah dan termasuk masjid tua yang ada di kota Malang. Karena letaknya yang sangat strategis didukung dengan fasilitas yang lengkap membuat keberadaan Masjid Jami’ kerap jadi jujugan masyarakat, khususnya wisatawan dari luar kota Malang. Baik untuk melaksanakan shalat maupun sekadar istirahat sejenak sambil menikmati keindahan arsitektural masjid. Ada kepercayaan dari masyarakat setempat bahwa masjid ini memiliki tempat yang disakralkan.

Masjid Agung Jami’ Malang didirikan pada tahun 1875. Bangunan masjid menghadap ke timur. Sebelah utara bersebelahan dengan bangunan pertokoan dan Gereja Protestan, di bagian selatan bersebelahan dengan Bank Mandiri, di timur berbatasan dengan jalan alun-alun, dan di sebelah barat berbatasan dengan pemukiman penduduk.

Bila ditinjau dari bentuknya, Masjid Agung Jami’ Malang merupakan perpaduan antara arsitektur Jawa dan arsitektur Arab. Gaya arsitektur Jawa terlihat dari bentuk atap masjid bangunan lama yang berbentuk tajug. Sedangkan gaya arsitektur Arab terlihat dari bentuk kubah pada menara masjid dan konstruksi lengkung pada bidang-bidang bukaan (pintu dan jendela). Hingga saat ini bangunan asli itu masih dipertahankan keberadaannya.

Di dalam bangunan utama masjid terdapat empat buah tiang besar yang terbuat dari kayu jati. Empat pilar ini bermakna empat sifat Nabi Muhammad SAW, dan 20 tiang atau kolom yang bentuknya dibuat mirip dengan kolom aslinya. Tiang-tiang ini bermakna 20 sifat wajib Allah SWT. Selain itu terdapat kaligrafi yang menyebutkan para sahabat nabi dan khalifahnya. Pintu-pintu masuk menuju ruang dalam Masjid Agung Jami’ terbuat dari kayu dengan kekhasan arsitektur Jawa. Arsitektur Jawa ini lebih ditekankan lagi pada ukiran-ukiran kayu khas budaya Jawa yang terdapat pada ventilasi di atas pintu. Jendela yang ada pada masjid banyak terdapat di area luar ruang utama shalat. Beberapa kacanya diberi ornament floral. Ornamen yang terdapat pada masjid ini dominan bergaya arsitektur Arab dan terdiri dari dua corak warna, yaitu putih dan hijau. Adapun atap yang terdapat pada Masjid Jami Agung Malang merupakan atap asli sejak pertama kali masjid ini dibangun.

Atap tersebut mengembangkan pola arsitektur Jawa, yaitu atap limasan tiga tingkat dan di atasnya dipasang mahkota utama atau mustaka. Limasan tiga tingkat itu dimaksudkan sebagai syariat, tarekat dan hakikat. Sedangkan mustakanya adalah ma’rufat. Uniknya, Masjid Jami’ Malang termasuk tiga masjid “beryoni” tinggi yang ada di Jawa Timur selain Masjid Ampel Surabaya dan Masjid Jami’ Pasuruan. Maksud dari kata “beryoni” yakni berkualitas tinggi.

Oya, masjid ini pernah mengalami beberapa kali perluasan dan pemugaran. Namun renovasi tersebut hanya menyebabkan perubahan bentuk bagian luar saja, sedangkan bagian dalam masjid tetap terjaga keasliannya. Untuk mencapai lokasi Masjid Agung Jami’ Malang aksesnya sangat mudah. Tinggal arahkan kendaraan Anda menuju alun-alun kota Malang. Sampai di alun-alun, Anda tidak akan kesulitan menemukan masjid megah ini.

Source http://surabaya.panduanwisata.id http://surabaya.panduanwisata.id/wisata-religi/uniknya-masjid-agung-jami-ikon-sejarah-dan-masjid-beryoni-di-malang/
Comments
Loading...